Kebakaran Hebat , Rumah Habis Dilalap Api Diduga Kompor Gas

oleh -22 Dilihat

TOMONI,Kutipnusantara,Jumat 27 Desember 2024 – Suasana malam yang tenang di Dusun Beringin, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Tomoni, mendadak berubah mencekam ketika sebuah kebakaran hebat melanda rumah Sutejo (50), seorang wiraswasta yang tinggal bersama keluarganya.

Kejadian ini berlangsung pada Jumat dini hari (27/12/2024) sekitar pukul 00.05 WITA.

Sutejo, yang baru saja kembali ke rumah setelah membeli rokok, tidak menyangka malam itu akan berubah menjadi bencana.

Sesaat sebelum tidur, ia menyadari suhu di dalam rumahnya mulai meningkat secara tidak wajar.

Ketika ia melihat ke arah belakang rumah, ia dikejutkan oleh cahaya merah menyala dari dapur.

“Saya langsung lari ke dapur dan lihat api sudah besar. Saya buru-buru selamatkan mertua dan bangunkan istri,” ungkap Sutejo.

Dengan cepat, ia meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi tim pemadam kebakaran.

Menurut keterangan istrinya, sebelum tidur ia sempat memanaskan sayur di atas kompor gas, Sayangnya, ia lupa mematikan kompor tersebut.

Hal ini diduga menjadi pemicu kebakaran yang menghancurkan rumah mereka dalam hitungan menit.

Tim pemadam kebakaran dari Tomoni tiba di lokasi sekitar pukul 00.10 WITA dan berjuang melawan kobaran api selama hampir satu jam.

Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 01.00 WITA. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian material yang dialami keluarga Sutejo sangat besar, diperkirakan mencapai Rp65 juta.

Rumah dan seluruh isinya habis terbakar, menyisakan puing-puing yang hangus.

Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Bripka A. Muh. Taufik, yang berada di lokasi, mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan rumah tangga, khususnya kompor gas.

Bripka A.M.Taufik menambahkan, ini adalah kebakaran kedua yang terjadi di wilayah Luwu Timur dalam satu pekan terakhir.

“Kami imbau warga untuk selalu waspada. Cek kembali kompor dan peralatan listrik sebelum tidur atau meninggalkan rumah. Musibah seperti ini bisa dicegah jika kita lebih hati-hati,” pesan Bripka Taufik.

Peristiwa ini menjadi pengingat betapa bahayanya kelalaian kecil dalam penggunaan peralatan rumah tangga.

Sutejo dan keluarganya kini harus memulai dari awal, dengan harapan bahwa kejadian serupa tidak akan terulang.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.