Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Kabinet, Prof. Brian Yuliarto Gantikan Satryo Brodjonegoro sebagai Mendiktisaintek

oleh -43 Dilihat
Foto tangkapan dari live Kompas.tv

Jakarta, Kutipnusantara.com 19 Februari 2025 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melakukan reshuffle kabinet pada Rabu (19/02) yang melibatkan sejumlah posisi strategis di pemerintahan.

Salah satu perubahan penting adalah penggantian Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), di mana Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., seorang akademisi ternama, diangkat menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Prof. Brian Yuliarto, yang memiliki latar belakang kuat dalam bidang nanoteknologi dan inovasi pendidikan, diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan dan penelitian di Indonesia.

Penunjukannya mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak, terutama dari kalangan akademisi yang menilai sosok Brian memiliki pengalaman dan visi yang sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas riset dan inovasi nasional.

Selain posisi Mendiktisaintek, beberapa menteri lain yang juga terkena perombakan adalah:

Menteri Perdagangan: Muhammad Lutfi digantikan oleh Rachmat Gobel, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Pergantian ini diharapkan dapat memperkuat kebijakan perdagangan Indonesia, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi digantikan oleh Irjen Pol (Purn.) Carlo Brix Tewu. Pergantian ini dilakukan dalam upaya memperbaiki sistem transportasi nasional yang menghadapi berbagai masalah mulai dari infrastruktur hingga regulasi.

Menteri Kelautan dan Perikanan: Wahyu Sakti Trenggono digantikan oleh Laksamana (Purn.) Ade Supandi. Penunjukan Ade Supandi ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia yang menjadi salah satu sektor vital perekonomian nasional.

Dalam pidato singkatnya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa reshuffle kabinet ini merupakan bagian dari upaya memperkuat efektivitas dan efisiensi pemerintahan untuk menjawab tantangan global dan domestik yang semakin kompleks.

“Perubahan dalam kabinet ini merupakan langkah penting untuk memastikan Indonesia dapat terus maju dan bersaing di tingkat global, terutama dalam menghadapi revolusi industri 4.0 dan tantangan ketahanan pangan serta energi,” ujar Presiden.

Sejumlah kalangan mengapresiasi keputusan reshuffle ini, namun juga menilai bahwa keberhasilan langkah ini akan sangat bergantung pada implementasi kebijakan dan sinergi antar kementerian di masa mendatang.

Dengan perubahan ini, kabinet Indonesia Maju diharapkan dapat bekerja lebih cepat dan lebih solid dalam menghadapi tantangan nasional maupun internasional,dan berita ini dilansir dari Kompas.tv(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.