Luwu Timur, KUTIPNUSANTARA.COM — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Luwu Timur melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta. Kunjungan ini dalam rangka konsultasi penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Inovasi Daerah sebagai upaya memperkuat ekosistem riset dan inovasi di Luwu Timur. pada Selasa 27 mei 2025
Rombongan Pansus DPRD Lutim yang dipimpin oleh Firman Udding ini diterima langsung oleh Direktur Kebijakan Riset dan Inovasi Daerah di Kantor BRIN, Moch. Nurhasim. Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah isu strategis, termasuk penyusunan dokumen Rencana Induk Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah (RIPJPID) Luwu Timur tahun 2025–2029.
Dokumen RIPJPID ini telah disusun secara swakelola oleh Bappelitbangda Kabupaten Luwu Timur dengan dukungan tenaga ahli dari kalangan akademisi. Firman Udding menjelaskan bahwa konsultasi ini bertujuan untuk memperdalam materi yang akan menjadi landasan arah pembangunan inovasi dan penentuan produk unggulan daerah Lutim dalam lima tahun ke depan.
Selain itu, Pansus DPRD juga menyampaikan perhatian serius terhadap capaian Indeks Daya Saing (IDS) daerah yang saat ini berada pada angka 3,01.
“Kami ingin menjadikan inovasi sebagai pengungkit daya saing daerah agar ke depan Luwu Timur mampu berkompetisi di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Firman.
Menanggapi hal tersebut, BRIN memberikan apresiasi atas inisiatif DPRD Lutim dan membuka peluang kerja sama antara Pemerintah Daerah Luwu Timur dan perguruan tinggi melalui mekanisme nota kesepahaman (MoU), BRIN juga siap membangun komunikasi tematik serta melibatkan para pemangku kepentingan untuk mendukung ekosistem riset dan inovasi daerah, khususnya di Luwu Timur.
Kunjungan ini turut dihadiri oleh 11 anggota DPRD Lutim serta perwakilan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Kabid Litbang Bappelitbangda, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtan), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Melalui konsultasi ini, diharapkan penyusunan Ranperda Inovasi Daerah Lutim dapat lebih matang dan berdampak langsung terhadap kemajuan daerah berbasis riset, teknologi, dan inovasi. (Redaksi)





