Ketua HMPS Akuntansi Syariah UIN Palopo: Kampus Islam Harus Bebas Kekerasan Seksual dan Penyimpangan Moral

oleh -191 Dilihat
Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Akuntansi Syariah UIN Palopo, Muh. Zulqarnain

Palopo, Kutipnusantara.com – Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Akuntansi Syariah UIN Palopo, Muh. Zulqarnain, menyampaikan sikap tegas terkait maraknya isu kekerasan seksual dan penyimpangan moral di lingkungan perguruan tinggi. Ia menegaskan, kampus Islam harus menjadi ruang aman dan bermartabat bagi seluruh mahasiswa, Selas 30 September 2025.

“Kampus Islam tidak boleh memberi ruang sedikit pun untuk kekerasan seksual. Setiap laporan harus diproses dengan serius dan transparan, serta menjamin perlindungan bagi korban,” ujar Zulqarnain dalam keterangan resminya.

Menurutnya, kekerasan seksual bukan hanya melukai korban secara fisik dan psikis, tetapi juga mencoreng nama baik institusi pendidikan. Karena itu, ia meminta pihak kampus memperkuat mekanisme pencegahan dan penanganan kasus secara profesional.

Selain itu, Zulqarnain juga menolak keras normalisasi perilaku LGBT di lingkungan kampus.

“Kami menghargai setiap individu sebagai manusia, tetapi tidak ada toleransi terhadap praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi dasar pendidikan di UIN Palopo,” tegasnya.

Ia mendesak kampus segera mengambil langkah konkret, mulai dari pembentukan tim investigasi independen, penerapan sanksi tegas bagi pelaku yang terbukti bersalah, hingga penguatan pendidikan moral dan keislaman di lingkungan akademik.

Menutup pernyataannya, Zulqarnain menegaskan komitmen mahasiswa untuk terus mengawal isu ini.

“Kami siap berdiri di garda terdepan menjaga marwah kampus Islam agar tetap bersih, aman, dan bermartabat,” pungkasnya.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.