Wasuponda, Kutipnusantara.com — Suasana pagi di Kecamatan Wasuponda, dipenuhi gemuruh suara mesin motor trail dan sorak semangat para riders. Lebih dari 600 peserta bersama masyarakat memadati area garis start di samping Lapangan Karelai, untuk mengikuti ajang Trail Extreme Latihan Bersama (Latber) Romantis “Jawas” Jelajah Alam Wasuponda, Sabtu 11 Oktober 2025.
Menariknya, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam tidak hanya hadir untuk melepas peserta, tetapi juga ikut langsung menjajal lintasan ekstrem bersama para riders. Dengan mengenakan perlengkapan khas motor trail, Bupati Irwan tampak berbaur penuh semangat di tengah peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
“Kegiatan seperti ini memperkuat rasa kebersamaan dan menumbuhkan semangat olahraga di tanah kita,” ujar Bupati Irwan dalam sambutannya sebelum pelepasan.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, sponsor, unsur pemerintah, dan komunitas riders yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Bupati Irwan turut memohon maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan acara, sembari berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk memperkuat hubungan sosial serta memajukan wisata alam di Luwu Timur.
Dalam kesempatan itu, Bupati Irwan mengumumkan kabar menggembirakan bagi komunitas pecinta motor trail. Ia menyebut, kegiatan serupa akan kembali digelar di Kecamatan Mangkutana, sebagai lanjutan semangat petualangan yang sama. Bahkan, pada tahun 2026, Kabupaten Luwu Timur akan menjadi tuan rumah event berskala nasional “Jelajah Tiga Danau”, yang rencananya berlangsung selama tiga hari tiga malam.
“Event nasional ini diharapkan mampu menarik perhatian wisatawan dan komunitas olahraga dari seluruh Indonesia,” tutur Irwan dengan optimisme.
Rute jelajah dimulai dari Jalan Lasemba, samping Lapangan Karelai, melewati perkebunan warga, hingga titik akhir di Desa Ledu-Ledu, Mata Buntu Wasuponda. Sepanjang perjalanan, Bupati Irwan dan para riders disuguhi pemandangan alam yang menawan sekaligus menantang.
Di tengah lintasan, Bupati sempat singgah di perkebunan nanas khas Wasuponda — buah lokal yang terkenal dengan rasa manis dan teksturnya yang lembut. Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan terhadap potensi pertanian dan pariwisata daerah.
Menariknya, peserta yang ikut tidak hanya para pria. Riders perempuan tangguh, atau “Srikandi Trail”, serta anak-anak dengan perlengkapan safety lengkap turut meramaikan jalannya kegiatan, menambah warna dan antusiasme di lokasi.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran Forkopimda Luwu Timur, Kapolres Luwu, unsur Tripika Wasuponda, anggota DPRD, kepala OPD, Camat Wasuponda, serta masyarakat yang turut menyaksikan pelepasan peserta dengan penuh antusias.
Kegiatan “Jelajah Alam Wasuponda” ini tidak hanya menjadi ajang latihan bersama para riders, tetapi juga menjadi wujud nyata sinergi antara olahraga, pariwisata, dan kebersamaan masyarakat Luwu Timur. (Redaksi)





