KutipNusantara.com — Dinas Perikanan (DisKan) Kabupaten Luwu Timur, Bidang Perikanan Pembudidayaan masih Mengunggulkan Rumput laut sebagai sektor unggulan utama Pemerintah Luwu Timur tahun 2026.
Berdasarkan data statistik 2025 Bidang pembudidayaan, produksi mencapai 246.473,97 ton bernilai Rp739,4 miliar, membuktikan komoditas ini punya potensi raksasa untuk dikembangkan dan menjadi tulang punggung ekonomi pesisir Luwu Timur.
Untuk melipatgandakan hasil, pemerintah Daerah lewat DisKan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana lengkap: bibit unggul, alat budidaya, hingga fasilitas pasca panen ditahun ini 2026.
Langkah ini ditujukan agar kualitas dan kuantitas produksi melonjak dari tahun sebelumnya, sekaligus lebih mudah lagi warga meningkatkan pendapatan.
Petani Tambak menyampaikan Kendala alat terbatas yang selama ini dirasakan pembudidaya, Tapi akan sepenuhnya dijawab ditahun ini lewat program prioritas 2025-2030 dan realisasinya disetiap tahun berjalan.
Kabid Perikanan Pembudidayaan, Syahri menjelaskan, Targetnya di tahun ini sangat jelas untuk dijadikan Luwu Timur sentra rumput laut terbesar dan berkualitas di Sulawesi Selatan.
Dukungan penuh Pemerintah Daerah ini tak hanya menyejahterakan ribuan keluarga petani atau Petambak, tapi juga mengukuhkan posisi rumput laut sebagai kebanggaan daerah Khususnya Luwu Timur yang berdaya saing tinggi di pasar luas. (**)





