Karang Taruna Desak Percepatan Investasi PSN dan LBH Makassar Segera Angkat Kaki

oleh -73 Dilihat
Saat Wawancara Karang Taruna Desak Percepatan Investasi PSN dan Minta LBH Makassar Angkat Kaki

KutipNusantara.com — Dukungan terhadap masuknya investasi di wilayah Desa Harapan, Malili Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan kembali menguat, Sabtu (01/08/2026).

Pemuda dan masyarakat Lampia Desa Harapan,  secara terbuka menyatakan Sikap/Dukungan tegas terkait eksistensi investasi Proyek Strategi Nasional (PSN) di wilayah mereka.

​Melalui aksi gerakan moral yang digelar di depan Kantor Desa Harapan, Ketua Karang Taruna Desa Harapan, Suandi, menyampaikan sikap dukungan organisasi pemuda yang dipimpinnya.

Ia menegaskan bahwa aksi tersebut bertujuan mendorong pihak perusahaan untuk mempercepat proses realisasi operasional di wilayah mereka.

​”Kami membuat gerakan ini bertujuan untuk bagaimana caranya agar Proyek Strategi Nasional (PSN) dipercepat di wilayah kami. Saya selaku Ketua Karang Taruna Desa Harapan menyatakan mendukung penuh 100 persen PSN Segera Berjalan,” tegas Suandi di hadapan media.

​Sikap tegas ini diambil di tengah ramainya isu yang berkembang di media sosial maupun media massa yang dinilai menggiring opini publik secara tidak berimbang. Karang Taruna memandang adanya pihak-pihak luar yang mencoba memperkeruh suasana di desa mereka.

​Secara khusus, Suandi menyoroti keterlibatan pihak, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, yang dinilai tidak memahami kondisi objektif dan kebutuhan riil masyarakat lokal Desa Harapan.

​”Untuk media-media yang menggiring isu, terkhusus untuk LBH Makassar, kami meminta untuk menarik diri dari Desa Harapan. Karena kami menilai LBH Makassar bersifat provokatif berada di wilayah kami, sehingga PSN ini lambat berjalan,” ujar Suandi dengan nada lugas.

​Menurutnya, kehadiran lembaga-lembaga luar yang bersifat provokatif justru menghambat percepatan roda perekonomian yang sangat dinantikan warga setempat maupun sekitarnya, terutama sektor pemuda pengangguran dan usaha kecil.

​Suandi menjelaskan bahwa harapan utama masyarakat lokal dengan masuknya investasi adalah terciptanya multiplier effect bagi perekonomian warga, antara lain:

  • ​Penyerapan Tenaga Kerja: Mendorong prioritas perekrutan pemuda dan warga lokal Desa Harapan.
  • ​Pemberdayaan UMKM: Menghidupkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah sekitar wilayah operasional.
  • ​Peningkatan Perekonomian: Meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.

​Masyarakat Desa Harapan berharap agar semua pihak luar menghormati keputusan dan aspirasi warga lokal demi terwujudnya kesejahteraan bersama. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.