Ancaman Kebakaran Hutan di Luwu Timur: Saat Satwa Endemik Kehilangan Rumah dan Terdesak ke Pemukiman

oleh -144 Dilihat

KutipNusantara.com — Kebakaran hebat yang menghanguskan kawasan hutan Desa Bantilang, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, tidak hanya menyisakan jelaga, tetapi juga ancaman nyata bagi kelangsungan hidup satwa liar, Selasa (12/10/2026).

Sebuah hasil potret mengharukan sekaligus memprihatinkan beredar di media sosial ketika seekor induk rusa bersama anaknya terlihat muncul di belakang kebun warga di seberang Danau Towuti.

Peristiwa yang diunggah oleh akun Facebook IndahQueen Doris ini menjadi bukti nyata bagaimana lidah api telah merenggut habitat alami mereka, memaksa satwa yang biasanya bersembunyi di kedalaman hutan untuk berani keluar mendekati pemukiman manusia untuk mencari sumber air dan makanan.

Terdesaknya rusa tersebut ke area perkebunan warga diduga kuat akibat krisis pakan dan air bersih yang mendesak. Ketika vegetasi hutan musnah terbakar, sumber kehidupan satwa penghuninya pun lenyap seketika.

Tidak hanya rusa, berbagai jenis binatang liar dan endemik lainnya yang menggantungkan hidup pada ekosistem hutan Towuti kini berada dalam kondisi rentan.

Tanpa tempat berlindung dan persediaan makanan yang memadai, mereka terpaksa bermigrasi dan menembus batas area perkebunan warga demi bertahan hidup dari ancaman kelaparan.

Fenomena ini menjadi alarm keras bagi masyarakat dan pemerintah akan dampak merusak kebakaran hutan terhadap keanekaragaman hayati Sulawesi.

Kawasan hutan di sekitar Danau Towuti merupakan suaka vital bagi berbagai satwa unik yang tidak dapat ditemukan di tempat lain.

Ketika ekosistem ini rusak, konflik antara manusia dan satwa liar berpotensi meningkat, sekaligus mempercepat risiko kepunahan fauna lokal.

Menjaga kelestarian hutan bukan lagi sekadar retorika lingkungan, melainkan upaya mendesak untuk menyelamatkan benteng terakhir kehidupan satwa-satwa ini khususnya di Bantilang Towoti. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.