Angin Kencang Terjang Desa Wawenriu, Kecamatan Malili, Luwu Timur

oleh -67 Dilihat

 

Luwu Timur, Kutipnusantara.com, 13 Februari 2025 — Desa Wawenriu di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, mengalami bencana alam berupa angin kencang yang menerjang kawasan tersebut pada sore hari kemarin.

Fenomena alam ini terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kepanikan di tengah warga yang sedang beraktivitas.

Menurut saksi mata, angin kencang tersebut mulai terjadi sekitar pukul 13.40 an – 16.00 WITA.

Angin yang bertiup dengan kecepatan tinggi ini memporak-porandakan beberapa bangunan dan merusak atap rumah warga.

Pohon-pohon besar di sepanjang jalan utama desa tumbang, menutupi akses jalan dan mengganggu aliran listrik di beberapa titik.

“Saya sedang berada di luar rumah ketika angin tiba-tiba bertiup sangat kencang. Kami semua langsung berusaha menyelamatkan diri ke dalam rumah, tapi beberapa atap rumah tetangga terlepas terkena angin,” ujar Edo, salah satu warga yang mengalami langsung kejadian tersebut.

Dinas terkait bersama dengan warga setempat langsung bergerak cepat untuk melakukan evakuasi dan membersihkan sisa-sisa kerusakan yang ditinggalkan.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, namun beberapa warga mengalami luka ringan akibat reruntuhan bangunan.

Sampai berita ini diturunkan, pihak berwenang Desa,koramil,Dinsos,BPBD masih mendata total kerugian yang diakibatkan oleh bencana tersebut.

Bupati Luwu Timur, Budiman Hakim, menghimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa saja terjadi kembali dalam beberapa hari ke depan, mengingat musim hujan dan potensi angin kencang di wilayah tersebut.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur juga telah Memberi Bantuan berupa Terpal Hanya saja Belum menyiagakan tim tanggap darurat atau membuka posko bantuan di beberapa titik desa yang terdampak.

“Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk membantu warga yang terdampak dan memulihkan kondisi desa secepatnya,” kata salah satu warga berdampak yang menyampaikan bahasa petugas BPBD keTim Kutipnusantara.

Warga diharapkan untuk terus mengikuti informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan segera melaporkan jika ada kerusakan atau bahaya yang mengancam di wilayahnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.