MAKASSAR, KutipNusantara.com — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan Pengembangan Kompetensi Jurnalis Media Partner Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di Hotel Aryaduta Makassar. Pelatihan yang berlangsung selama empat hari ini mengusung tema “Membangun Sinergi Pemerintah dan Media Menuju Jurnalisme Berkualitas dan Informasi Berimbang.”
Sebanyak 40 jurnalis dari media cetak, online, dan elektronik mengikuti kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan kapasitas profesional insan pers dalam menyajikan informasi publik yang akurat, edukatif, serta konstruktif.

Pelaksana tugas Kepala Diskominfo mewakili Bupati Luwu Timur dalam sambutannya menegaskan peran strategis jurnalis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dan media. Jurnalis adalah mitra strategis dalam menyebarkan informasi pembangunan yang benar, berimbang, dan inspiratif,” ujar Safaat dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa media yang profesional dan beretika merupakan pilar penting dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, praktisi media nasional. Materi yang disampaikan meliputi etika dan tanggung jawab jurnalistik di era digital, strategi peningkatan kualitas berita daerah, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan dalam produksi konten, hingga peran media dalam mendukung program pembangunan daerah.
Kepala Diskominfo Luwu Timur menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah membangun komunikasi dua arah dengan media massa.
“Kami tidak hanya ingin media menjadi corong informasi, tetapi juga mitra kritis dan konstruktif. Jurnalisme yang sehat akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelatihan serupa akan terus digelar secara berkelanjutan untuk menjawab tantangan perkembangan dunia digital.

Para peserta mengapresiasi pelatihan tersebut karena dinilai relevan dengan kebutuhan kerja di lapangan. “Pelatihan ini sangat bermanfaat, apalagi materi yang diberikan sesuai tantangan yang kami hadapi. Sinergi seperti ini harus terus dijaga,” kata Islawati, jurnalis media online lokal.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap tercipta jurnalis yang lebih profesional, beretika, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Sinergi pemerintah dan media diharapkan mampu memperkuat ekosistem informasi publik yang transparan, edukatif, dan berorientasi pada pembangunan daerah. (Ns/Red)





