Kepala Satpol PP Lutim Tegaskan Disiplin dan Inovasi: Siapkan Generasi Penerus yang Tangguh dan Visioner

oleh -109 Dilihat

MALILI, KUTIPNUSANTARA.COM – Halaman Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Luwu Timur tampak lebih semarak dari biasanya, Rabu, 16 Juli 2025.

Di bawah hangat mentari pagi, seluruh personel—dari ASN hingga CPNS—berdiri tegap mengikuti apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Lutim, Indra Fawzy, S.Ip., M.Si.

Namun, pagi itu bukan sekadar rutinitas seremonial, Di hadapan jajarannya, Indra menyampaikan pesan yang sarat motivasi dan arah pembinaan sumber daya manusia.

Ia menekankan bahwa disiplin, loyalitas, dan inovasi bukan sekadar jargon, melainkan prinsip dasar dalam membangun karakter aparatur penegak Perda yang tangguh dan berintegritas.

“Disiplin adalah fondasi. Tanpa itu, kita hanya menjadi penonton di tengah perubahan zaman. Loyalitas bukan hanya kepada atasan, tapi juga pada institusi dan nilai-nilai yang kita junjung. Dan inovasi—itulah yang akan menjaga kita tetap relevan,” tegas Indra di tengah barisan peserta apel.

Tak berhenti di situ, pesan mendalam juga ditujukan khusus kepada para ASN, PPPK, dan CPNS. Mereka disebut sebagai “masa depan Satpol PP Luwu Timur”—generasi baru yang diharapkan membawa warna segar dan semangat baru dalam tubuh organisasi.

“Tantangan ke depan tidak semakin mudah. Kita butuh personel yang tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga unggul dalam pola pikir, kreatif dalam bertindak, dan siap menghadirkan solusi,” tambahnya.

Dalam suasana yang penuh semangat, Indra juga membuka ruang partisipasi selebar-lebarnya bagi para personel muda untuk berkontribusi, tak hanya melalui kerja lapangan, tetapi juga dalam bentuk ide dan gagasan segar.

“Kami ingin Satpol PP Luwu Timur tumbuh sebagai institusi yang modern, responsif terhadap masyarakat, dan tetap humanis dalam pendekatan. Mari bersama-sama kita wujudkan visi itu,” pungkasnya.

Apel pagi kali ini tak hanya menjadi pengingat akan pentingnya disiplin dan loyalitas, tapi juga menjadi momentum strategis penguatan internal.

Sebuah refleksi bahwa organisasi tak bisa berhenti di zona nyaman, dan setiap individu punya tanggung jawab untuk terus tumbuh—demi Satpol PP yang profesional, adaptif, dan siap menyambut tantangan masa depan. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.