Ketua DPRD Lutim Hadir Pimpin Paripurna Meski Baru Pulih dari Kecelakaan

oleh -281 Dilihat

Malili, KutipNusantara.com – Ketua DPRD Luwu Timur, Obert Datte, menunjukkan dedikasi luar biasa sebagai pimpinan lembaga legislatif setelah tetap hadir memimpin rapat paripurna meski baru beberapa hari pulih dari kecelakaan tunggal yang dialaminya.

Obert memasuki Ruang Rapat Paripurna DPRD Luwu Timur, disambut suasana hangat dari para anggota dewan dan tamu undangan. Kondisinya yang masih dalam masa pemulihan tidak menghalangi langkahnya untuk menjalankan tugas konstitusional, pada Kamis 27 November 2025.

Diketahui, Obert mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Towuti, Rabu malam 19 November 2025, saat dalam perjalanan dari Desa Lioka menuju Desa Wowondula. Ia sempat menjalani perawatan intensif selama tiga hari di RS Primaya Sorowako sebelum diperbolehkan pulang.

Meski masih tampak dengan perban di kepala, Obert menegaskan bahwa kehadirannya dalam rapat merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat dan daerah.

“Sebenarnya kepala saya masih tertempel perban, tapi karena ini rapat paripurna, saya harus hadir. Ini menyangkut kepentingan rakyat,” ujarnya Ober,  membuat suasana ruang sidang terasa hangat dan penuh empati.

Pernyataan tersebut mengundang reaksi haru dan penghargaan dari para anggota dewan. Banyak yang menunjukkan simpati melalui anggukan hormat dan senyuman tulus.

Obert juga mengungkapkan bahwa kondisi kesehatannya berangsur pulih sehingga ia sudah dapat beraktivitas secara terbatas.

“Alhamdulillah hari ini saya sudah lebih sehat dan bisa kembali beraktivitas. Saya memimpin rapat paripurna didampingi Wakil Ketua I, Jihadin Peruge, dan Wakil Ketua II, Harisah Suharjo,” tambahnya Ober.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, turut hadir dalam paripurna tersebut. Sebelum rapat dimulai, Irwan menyempatkan diri menyalami Obert sebagai bentuk dukungan moral dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan legislatif.

Kehadiran Obert dalam kondisi belum sepenuhnya pulih dianggap sebagai cerminan kepemimpinan yang bertanggung jawab dan humanis. Di mata sejumlah pihak, sikapnya memberi teladan kuat tentang dedikasi seorang pemimpin yang tetap berdiri untuk rakyatnya meski tengah menghadapi cobaan.

Kecelakaan yang sempat mengejutkan masyarakat Luwu Timur itu kini berbuah apresiasi, setelah Obert kembali memimpin rapat dengan penuh keteguhan. Perban yang masih melekat di kepalanya menjadi simbol komitmen bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak mengenal keadaan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.