Klarifikasi Polisi: Tidak Ada Bentrokan Antar Pendukung di Pilkada Luwu Timur, Insiden di Desa Karambua Murni Tindak Pidana

oleh -41 Dilihat

Luwu Timur – (Humas polres Lutim),Kepolisian dengan tegas membantah rumor terkait perkelahian antar pendukung pasangan calon dalam Pilkada di Desa Karambua, Luwu Timur.

 

 

Melalui Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Bripka A. Muh. Taufik, dijelaskan bahwa insiden yang terjadi pada Sabtu (23/11/2024) adalah tindak pidana biasa, tanpa kaitan dengan kegiatan politik.

 

 

“Penganiayaan ini murni masalah pribadi dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan Pilkada. Kabar mengenai bentrokan antar pendukung yang menyebabkan korban terluka adalah tidak benar,” jelas Bripka Taufik dalam keterangannya kepada media.

 

 

Kejadian tersebut berawal saat MI (21), warga setempat, sedang melintas di Dusun Buapol, Desa Karambua, dalam perjalanan menuju rumah temannya di Desa Lampenai.

 

Di tengah perjalanan, sekelompok pemuda menegur MI dengan kalimat “Pelan-pelanko.” MI yang tersinggung kemudian menghampiri mereka dan mempertanyakan maksud teguran tersebut, sehingga terjadilah cekcok singkat yang berujung pada penganiayaan. Akibat insiden itu, MI mengalami luka di bagian hidung.

 

 

Merespon kejadian ini, pihak Polsek Wotu dan Polsek Tomoni Timur bertindak cepat untuk mengendalikan situasi agar tidak memicu keributan lebih besar.

 

Empat orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan, yakni RW (23), JW (19), KH (26), dan JS (24), kini telah diamankan oleh kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

 

 

Dalam pernyataannya, Bripka Taufik juga menghimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dia menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif selama masa Pilkada berlangsung.

 

 

“Kami meminta seluruh warga untuk tetap tenang dan tidak termakan isu-isu yang tidak benar. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, agar proses Pilkada dapat berjalan damai,” pungkasnya.

 

 

Dengan penjelasan ini, pihak kepolisian berharap dapat meredam keresahan publik dan memastikan bahwa situasi di Luwu Timur tetap aman, khususnya selama masa Pilkada.(Red)

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.