Koalisi Masyarakat Bersatu Luwu Timur Audiensi ke DPRD, Nyatakan Dukungan terhadap Investasi PT IHIP

oleh -511 Dilihat

Puncak Indah, Kutipnusantara.com  — Koalisi Masyarakat Bersatu Luwu Timur (KMB-LT)  menggelar aksi damai berupa long march dan audiensi dukung investasi PT IHIP ke DPRD Kabupaten Luwu Timur pada Rabu, 29 Oktober 2025.

‎Aksi ini dilakukan sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap investasi yang dilakukan oleh PT Indonesia Huaxin Industrial Park (IHIP) di wilayah Kecamatan  Malili Kabupaten Luwu Timur.

Disurat pemberitahuannya bernomor 02/B/KMB-LT/10/2025 yang ditujukan kepada Kapolres Luwu Timur, KMB-LT menjelaskan bahwa kegiatan tersebut akan diikuti oleh sekitar 400 peserta.

Massa akan memulai long march dari Bundaran BBG Malili menuju Gedung DPRD Luwu Timur, dan diterima Baik dgn Ketua DPRD Luwu Timur, wakil ketua,dan anggota DPRD lainnya, diarahkan keruangan Banggar untuk audensi antara aksi dgn DPRD hingga selesai.

‎Ketua Umum KMB-LT, Mohammad Arif Tella, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk aspirasi masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap investasi yang diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja baru bagi warga lokal.

‎“Kami hadir untuk menyuarakan dukungan masyarakat atas investasi PT IHIP di Luwu Timur. Kami percaya, dengan adanya investasi ini, daerah kita bisa semakin maju dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Arif Tella dalam orasinya.

‎Lebih lanjut, Arif Tella menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

‎Sekretaris  KMB-LT, Adil Toamir, menambahkan bahwa aksi tersebut bukan bentuk protes, melainkan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara positif dan konstruktif.

‎“Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Luwu Timur siap menyambut investasi dengan tangan terbuka, asalkan tetap memperhatikan kepentingan rakyat dan kelestarian lingkungan,”<span;> jelas Adil yang disapa pak Caca.

‎Audiensi ini menjadi sorotan publik karena menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui pendekatan damai dan dialog terbuka bersama Eksekutif dan Legeslatif serta pemangku kepentingan.  (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.