WOTU, Kutipnusantara.com, 23 Februari 2025 – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Se-IAIN Cabang Palopo kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur.
Kebakaran yang terjadi pada Senin, 17 Februari 2025, sekitar pukul 13.00 WITA tersebut menghanguskan dua rumah, dengan satu rumah di antaranya rata dengan tanah dan tak ada barang berharga yang terselamatkan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, keluarga yang terdampak terpaksa mengungsi sementara di rumah kebun milik mereka.
Ketua Umum HMI Komisariat Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (Fuad) sekaligus koordinator aksi kemanusiaan, Andi Resky Dwiputra, menyampaikan rasa syukurnya bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Kejadian ini sangat memprihatinkan, namun yang paling penting adalah tidak ada korban jiwa. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan untuk melalui cobaan ini,” ujar Resky.
Aksi kemanusiaan dari para kader HMI tersebut berlangsung selama lima hari, dimulai dari Selasa, 18 Februari hingga Sabtu, 22 Februari 2025.

Penggalangan dana dilakukan di dua lokasi strategis di Kota Palopo, yaitu di perempatan lampu merah Gaspa dan perempatan lampu merah Jalan Jenderal Sudirman.
Donasi yang terkumpul telah disalurkan kepada korban kebakaran, dengan harapan dapat meringankan beban yang mereka alami.
Muh. Fadly, salah satu kader HMI, menyesalkan minimnya respons pemerintah daerah terkait kejadian tersebut.
“Sampai saat ini, pemerintah belum memberikan bantuan apapun kepada korban, bahkan belum turun langsung ke lokasi,” tegasnya. Fadly
Muh.Fadly berharap dengan adanya aksi sosial ini, pemerintah daerah lebih tanggap dalam menanggapi situasi darurat seperti kebakaran yang merugikan warganya.
Para kader HMI juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Palopo yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu korban kebakaran.
“Semoga kebaikan warga Palopo dibalas dengan keberkahan, dan korban diberi kekuatan untuk bangkit dari musibah ini,” ujar salah satu kader.
Melalui aksi nyata seperti ini, HMI Palopo kembali menegaskan peran penting mahasiswa dalam memperjuangkan solidaritas sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
(April – Red)

