JAKARTA,Kutipnusantara –(Detikcom) Otoritas Umum untuk Perawatan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Arab Saudi baru saja merilis pedoman khusus bagi jemaah wanita yang beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Pedoman ini terdiri dari sembilan poin penting yang menekankan kesopanan, kebersihan, serta ketertiban selama beribadah di dua masjid suci tersebut.
Pedoman ini dikeluarkan oleh Otoritas Umum untuk Perawatan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dan ditujukan khusus kepada jemaah wanita yang datang untuk beribadah di kedua masjid suci ini.
Pedoman ini dirilis bertepatan dengan dimulainya musim umrah 1446 H, yang disebut sebagai musim umrah terbesar dalam sejarah.
Pedoman ini berlaku di dua masjid suci, yakni Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.
Tujuan dari pedoman ini adalah untuk menjaga kesucian tempat ibadah, meningkatkan kenyamanan bagi seluruh jemaah, serta memastikan suasana ibadah yang tenang dan tertib selama musim umrah yang padat.
Pedoman ini dipublikasikan melalui akun resmi otoritas di media sosial X. Selain mengimbau jemaah untuk mengenakan pakaian yang pantas dan menjaga kebersihan, jemaah wanita juga diminta untuk tidak duduk di lantai area salat, tidak meninggalkan barang tanpa pengawasan, dan menjaga tingkat kebisingan.
Untuk mendukung kenyamanan, inovasi berupa peluncuran robot pintar juga dihadirkan guna memberikan pelayanan lebih efektif bagi jemaah.
Dengan diberlakukannya pedoman ini, Otoritas Umum berharap dapat meningkatkan pengalaman spiritual para jemaah wanita di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, serta menjaga ketertiban dan kehormatan tempat suci selama musim umrah 1446 H yang diperkirakan menjadi yang terbesar dalam sejarah.(*)





