Kutipnusantara.com, Luwu Timur — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Luwu Timur kembali mencatat sejarah baru dalam dunia olahraga daerah. Jumat, 25 Juli 2025
Cabang olahraga Modern Pentathlon Indonesia (MPI) resmi terbentuk di Kabupaten Luwu Timur, ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan dan Program Kerja MPI kepada KONI Lutim.
Dalam kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh semangat di Sekretariat KONI Lutim, hadir para pengurus baru yang akan menakhodai organisasi ini.
Taufik ditetapkan sebagai Ketua, Hendra Tajuddin sebagai Sekretaris, dan Anwar Haruni dipercaya sebagai Bendahara.
Ketiganya merupakan tokoh-tokoh muda yang memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan olahraga prestasi di Bumi Batara Guru.
Ketua KONI Lutim, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan MPI di Luwu Timur.
Herawan Ratiya biasa disapa wawan, berharap MPI mampu memperkenalkan cabang olahraga modern ini secara masif kepada masyarakat serta mencetak atlet-atlet potensial yang bisa bersaing di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.
“Ini momentum penting. Pentathlon modern adalah olahraga kelas dunia. Kami mendukung penuh MPI untuk mengembangkan potensi lokal dan memperluas pemahaman masyarakat terhadap cabang olahraga ini,” ujar Wawan.
Apa Itu Pentathlon Modern?
Pentathlon modern merupakan cabang olahraga Olimpiade yang unik dan menantang, karena menggabungkan lima disiplin berbeda dalam satu kompetisi, yakni:
— Anggar: Menggunakan senjata jenis épée dengan sistem eliminasi langsung.
— Renang: Gaya bebas sejauh 200 meter.
— Berkuda: Lompat rintangan dengan 12–15 halangan menggunakan kuda yang ditentukan panitia.
— Menembak: Pistol laser ke target dengan akurasi tinggi.
— Lari: Lari lintas alam yang kini sering dikombinasikan dengan menembak dalam format “laser-run”.
Cabang ini menuntut ketahanan fisik, ketepatan mental, dan kelincahan taktis. Oleh karena itu, MPI Luwu Timur menargetkan pembinaan sejak usia dini dan membangun infrastruktur dasar pelatihan bersama stakeholder olahraga dan pendidikan.
Program Kerja Awal ;
Dalam program kerja yang diserahkan ke KONI, MPI Lutim merencanakan beberapa langkah awal, antara lain:
Sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah tentang Pentathlon Modern
Pengadaan alat latihan dasar seperti pistol laser dan perlengkapan anggar
Pelatihan pelatih dan wasit berlisensi
Penjaringan atlet pemula melalui seleksi terbuka
Rencana gelaran “Mini Pentathlon Day” sebagai event perkenalan pertama di Lutim
Ketua MPI Taufik menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan seluruh pihak demi kemajuan olahraga ini.
“Kami bukan hanya ingin memperkenalkan olahraga baru, tapi juga membuktikan bahwa Luwu Timur bisa melahirkan atlet pentathlon berprestasi. Langkah awal ini semoga menjadi pijakan kuat ke depannya,” ujarnya Taufik penuh optimisme.
Dengan resminya kepengurusan dan program kerja ini, Pentathlon Modern kini menjadi bagian dari dinamika pembinaan olahraga prestasi di Luwu Timur.
Masyarakat pun diharapkan ikut mendukung perkembangan cabang yang menguji seluruh aspek kebugaran, kecerdasan, dan ketangguhan ini. (AG-Redaksi)





