Perjuangan Tak Kenal Lelah: Evi Nurjanah, Penyandang Disabilitas yang Lulus PPPK dan Dapat Dukungan Langsung dari Bupati Luwu Timur

oleh -180 Dilihat

Luwu Timur, KUTIPNUSANTARA.COM – Tak ada batas bagi semangat pengabdian, itulah kisah inspiratif Evi Nurjanah Fadly, tenaga honorer asal Desa Solo, Kecamatan Angkona. Minggu, 1 juni 2025

Pengabdiannya selama 10 tahun di Kantor Urusan Agama (KUA) Angkona meski mengalami kelumpuhan total sejak 2015. Berkat keteguhan dan dedikasinya, Evi akhirnya dinyatakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Agama pada formasi tahun 2024.

Kabar menggembirakan ini menarik perhatian Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang secara khusus mengunjungi Evi di kediamannya pada Minggu, 1 Juni 2025.

Bupati Ir. H. Irwan Bahcri Syam Didampingi Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), M. Yusri, kunjungan tersebut menjadi simbol apresiasi dan empati pemerintah terhadap perjuangan luar biasa seorang warga.

Dalam pertemuan hangat tersebut, Evi mengungkapkan rasa syukurnya atas kelulusan sebagai PPPK. Namun, di balik kegembiraannya, terselip kekhawatiran soal penempatan tugasnya di KUA Wasuponda yang berjarak cukup jauh dari rumahnya.

Mengingat kondisi fisiknya yang lumpuh akibat komplikasi serius pasca melahirkan, mobilitas menjadi tantangan besar dalam menjalankan tugas sebagai pelayanan publik dikantor KUA Wasuponda.

Selama ini, Evi mengandalkan suaminya, Fadly, yang dengan penuh kasih setia mengantar dan menjemputnya ke kantor setiap hari menggunakan sepeda motor. Bahkan, Fadly harus menggendong Evi dari motor hingga ke dalam ruang kerjanya.

Meski dalam keterbatasan, Evi tetap melaksanakan tugasnya dengan penuh semangat. Ia bertanggung jawab dalam pengelolaan dokumen dan administrasi di KUA, dan dikenal sebagai sosok telaten serta produktif.

Tersentuh dengan cerita perjuangan Evi, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi yang mendalam. Ia berjanji akan mengupayakan pemindahan penempatan Evi dari KUA Wasuponda ke KUA Angkona agar lebih dekat dengan tempat tinggalnya.

“Insya Allah, kita akan bantu agar Ibu Evi bisa bertugas di lokasi yang lebih dekat. Semangatnya luar biasa, ini patut kita dukung sepenuh hati,” ujar Bupati.

Tak hanya itu, Bupati Irwan juga meninjau kondisi rumah Evi yang saat ini masih dalam proses pembangunan bertahap.

Ia berkomitmen untuk membantu menyelesaikan pembangunan rumah tersebut agar Evi dan keluarganya dapat tinggal dengan lebih nyaman.

“Kami akan bantu mewujudkan rumah idaman Bu Evi dan suaminya. Tidak harus megah, tapi insya Allah nyaman dan layak untuk mereka tempati,” tambahnya.

Sebagai bentuk penghormatan dan dukungan moril, Bupati Irwan juga mengundang secara khusus Evi dan Fadly untuk hadir dalam acara penyerahan SK PPPK Pemda Luwu Timur Senin, 2 jumi 2025.

Bahkan, Evi Nurjannah dan Suaminya Fadly juga dijadwalkan menjadi tamu istimewa di kediaman resmi Bupati (Rujab) usai acara tersebut.

Kisah Evi menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mengabdi dan berkontribusi bagi masyarakat.

Semangat dan tekadnya menjadi inspirasi yang menggerakkan hati banyak orang, sekaligus menjadi perhatian bagi pemerintah daerah untuk terus hadir dan peduli terhadap warganya yang membutuhkan.
(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.