Tegas! HMI Komisariat FEBI Minta PTKIN Bersih dari Oknum Dosen LGBT

oleh -70 Dilihat

Palopo, Kutipnusantara.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, Muh. Fadly menyuarakan sikap tegas terkait kasus dugaan praktik LGBT yang melibatkan salah satu oknum dosen di kampus tersebut, Senin 22September 2025.

Ketua Umum HMI Komisariat FEBI UIN Palopo, Muh Fadly, menyerukan agar pihak kampus segera mencopot dan mengeluarkan oknum dosen yang diduga melakukan penyimpangan tersebut.

“Kami mengecam dengan untuk sesegera mungkin oknum dosen LGBT di copot dan di keluarkan dari lingkup UIN Palopo. Sedikitpun tidak ada toleransi bagi pelaku penyimpangan sebab hal tersebut menciderai Institusi.”  Ucap  nada tegasnya  Fadly Selaku Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Kom.Febi UIN Palopo

Menurut Muh Fadly, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seharusnya menjadi benteng terakhir moralitas, tempat lahirnya generasi intelektual muslim yang berpegang teguh pada ajaran agama.

“Praktik LGBT bukan hanya merusak nilai-nilai kesucian agama, tetapi juga mengancam sendi-sendi akademik. Di lingkungan PTKIN, praktik tersebut ibarat api dalam sekam yang, bila dibiarkan, akan membakar habis marwah institusi keagamaan,” dengan nada kecewanya Fadly

Ia menambahkan, PTKIN bukanlah tempat eksperimen penyimpangan moral, melainkan ruang pengkaderan insan berakhlak mulia yang siap mengabdi pada umat.

“Sedikitpun tidak ada toleransi bagi pelaku penyimpangan sebab hal tersebut mencederai institusi,” ujarnya Fadly

Muh Fadly juga mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk bersatu menolak keberadaan oknum dosen tersebut di lingkungan UIN Palopo.

“Diam berarti ikut melanggengkan penyimpangan. Inilah saatnya kita menyerukan dengan lantang: stop praktik LGBT di PTKIN! Jaga kemurnian agama, tegakkan marwah kampus, dan selamatkan generasi penerus bangsa dari kerusakan moral yang menyesatkan,” pungkasnya.

(Ilham/Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.