Bupati Irwan Syam Luncurkan Program Pejuang Subuh: Syarat Nilai A Agama Islam Bagi Pelajar

oleh -132 Dilihat

KutipNusantara.com — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam memimpin rapat koordinasi terkait program Pejuang Subuh bagi pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur di Ruang Rapat Kerja Bupati, Senin (11/05/2026).

 

Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda, perwakilan guru SD dan SMP se-Kabupaten Luwu Timur, para kepala bidang sekolah, serta pengawas sekolah.

 

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai religius kepada para pelajar melalui program Pejuang Subuh dengan melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid.

 

Dalam arahannya, Bupati Luwu Timur menegaskan bahwa program tersebut menjadi salah satu syarat penilaian mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.

 

“Ini syarat untuk mendapatkan nilai A mata pelajaran Agama Islam yaitu dengan menghadirkan kembali Pejuang Subuh melalui shalat subuh berjamaah di masjid sebagai bagian dari aktivitas yang kita gagas,” ujarnya.

 

Program ini, lanjut Bupati, bertujuan membentuk kedisiplinan dan tanggung jawab sejak dini karena anak terbiasa bangun pagi dan tepat waktu, sekaligus menanamkan nilai religius,” tutur Irwan.

 

Ia berharap, program tersebut dapat menjadi sarana pembinaan karakter bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berakhlak baik, dan memiliki kepedulian sosial.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda menjelaskan bahwa sasaran program Pejuang Subuh ditujukan bagi murid SD dan SMP, khususnya pelajar laki-laki beragama Islam.

 

“Untuk tingkat SD diperuntukkan bagi kelas 4, 5, dan 6, namun difokuskan pada siswa laki-laki kelas 5. Sedangkan tingkat SMP diperuntukkan bagi kelas 7, 8, dan 9 dengan fokus pada siswa laki-laki kelas 8 yang beragama Islam, bagi siswi perempuan tetap bisa melaksanakan namun di rumah masing-masing dengan pantaun orang tua dan ada diberikan buku kontrol pejuang subuh,” jelas Raoda.

 

Raoda menambahkan, kegiatan Pejuang Subuh akan dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Ahad mulai pukul 04.00 hingga 04.15 Wita di masjid atau mushala terdekat dari tempat tinggal siswa. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.