Satu Tahun Lulus S2 Cumlaude, Bupati Lutim Bukti Pemimpin Tak Berhenti Belajar

oleh -29 Dilihat

KutipNusantara.com – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Ia berhasil menyelesaikan Program Magister Teknik Sipil (S2) di Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia dengan predikat cumlaude.

Irwan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94 dan menuntaskan studinya hanya dalam waktu satu tahun, sebuah capaian yang terbilang luar biasa untuk jenjang pascasarjana.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari keikutsertaannya dalam Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yakni jalur pendidikan yang mengakui pengalaman kerja maupun pembelajaran nonformal menjadi satuan kredit semester (SKS).

Melalui program ini, mahasiswa dapat menyelesaikan studi lebih cepat setelah melalui proses asesmen oleh asesor bersertifikat.

RPL sendiri merupakan mekanisme pengakuan capaian pembelajaran dari berbagai jalur—baik formal, nonformal, maupun pengalaman kerja—yang diintegrasikan sebagai bagian dari pendidikan tinggi.

Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah melalui Permendikbudristek Nomor 41 Tahun 2021, sekaligus menjadi komitmen UMI dalam memperluas akses pendidikan berkualitas.

Ujian tutup Irwan dipimpin oleh Ratna Musa bersama Masud, serta melibatkan sejumlah penguji dari kalangan akademisi terkemuka. Dalam momen tersebut, Irwan turut didampingi sang istri, Ani Nurbani Irwan, serta sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Dalam seminar hasil, Irwan mengangkat penelitian berjudul “Kajian Pola Hujan Akibat Pengaruh Variabel Iklim pada DAS Tabo-Tabo Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.”

Penelitian ini menyoroti keterkaitan antara variabel iklim seperti temperatur, kelembaban, dan kecepatan angin terhadap pola hujan, serta dampaknya pada sektor pertanian, irigasi, kesehatan, dan lingkungan.

Pembimbingnya menyampaikan apresiasi atas relevansi topik tersebut. Kajian ini dinilai memiliki potensi besar untuk diterapkan di Luwu Timur yang memiliki banyak daerah aliran sungai (DAS).

Irwan pun berharap hasil penelitiannya dapat menjadi model yang bisa diimplementasikan di daerah yang ia pimpin.

Insya Allah, hasil penelitian ini akan kami terapkan di Luwu Timur, mengingat daerah kita memiliki banyak DAS yang potensial untuk dikembangkan dengan pendekatan serupa,” ujarnya.

Lebih jauh, Irwan mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah menyediakan berbagai program beasiswa bagi masyarakat.

Kurang lebih 10 ribu masyarakat Luwu Timur telah mendapatkan bantuan beasiswa dari pemerintah daerah. Ini adalah kesempatan yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tutupnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.