Kejaksaan Hadir Sebagai Mitra Masyarakat: Kesuksesan Program Kampung Pangan Adhyaksa Meningkatkan Kesejahteraan Desa

oleh -121 Dilihat

KutipNusantara.com — Kejaksaan tidak hanya memfokuskan pada penegakan hukum semata, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat sebagai lembaga mitra pembangunan, Kamis (24/09/2026).

Hal ini dibuktikan melalui program pembinaan dan pendampingan di Kampung Pangan Adhyaksa, sebuah inisiatif yang sejalan dengan arahan Jaksa Agung serta Pemerintah Pusat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Jaksa A.M. Ryas Y. menyampaikan bahwa pembentukan Kampung Pangan Adhyaksa bertujuan untuk menunjukkan sisi lain institusi Kejaksaan.

Kejaksaan berupaya memangkas jalur birokrasi, mempermudah komunikasi antara pemerintah desa dan kabupaten, serta memberikan edukasi terkait tertib administrasi, pengelolaan dana desa, dan manajemen aset.

“Peran Kejaksaan di sini adalah sebagai wadah perantara guna mempersempit jalur birokrasi dan mempermudah komunikasi antara pemerintah desa dan kabupaten dan Kami juga memberikan pendampingan administrasi agar pengolahan dana serta aset desa berjalan transparan dan berdaya guna,” ujar Jaksa Ryas didepan wartawan saat wawancara.

Dampak positif dari pendampingan Kejaksaan telah dirasakan langsung oleh masyarakat setempat, salah satunya dalam sektor pertanian melalui budidaya tanaman buah melon dan semangka.

Program pembinaan ini dinilai berhasil meningkatkan hasil produktivitas pertanian dan memajukan perekonomian para petani di desa Wanasari binaan tersebut.

Namun, Jaksa Ryas menegaskan bahwa keberhasilan program Kampung Pangan Adhyaksa ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat desa Wanasari itu sendiri.

“Keberhasilan pembinaan ini tidak bisa lepas dari semangat dan perjuangan warga serta perangkat desa. Tanpa adanya kerja sama dan semangat dari warga desa, program pendampingan ini tentu akan sulit terwujud,” tambahnya Ryas.

Harapan Masa Depan Kedepannya, Kejaksaan berharap keberhasilan program di Kampung Pangan Adhyaksa ini dapat terus dipertahankan dan ditumbuh kembangkan secara berkelanjutan.

Selain itu, program ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Luwu Timur.

“Harapan kami, program ini tidak hanya berdampak pada perangkat desa saja, tetapi memberikan dampak nyata secara menyeluruh dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di desa ini,” pungkas Jaksa Ryas. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.