KutipNusantara.com — Suasana apel pagi di halaman Kantor Bupati Luwu Timur, Puncak Indah Malili terasa berbeda dari biasanya. Selimut rasa haru dan penghormatan mendalam begitu terasa ketika 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) melangkah maju untuk menerima Surat Keputusan (SK) Pensiun, Senin (22/06/2026).
Pengabdian panjang belasan hingga puluhan tahun ke belakang resmi memasuki babak baru: masa purna bhakti. Menariknya, dari belasan abdi negara yang pensiun tersebut, dua di antaranya merupakan pejabat eselon II yang memimpin dinas strategis di Luwu Timur.
Prosesi penyerahan SK ini dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dengan didampingi Sekda Lutim, Dr. Ramadhan Pirade. Momen sakral ini turut disaksikan dengan khidmat oleh jajaran pejabat eselon II, III, IV, serta seluruh peserta apel.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam tidak bisa menyembunyikan rasa hormatnya kepada para pensiunan. Ia menegaskan bahwa melepas seragam ASN bukan berarti akhir dari segalanya.
“Hari ini merupakan hari yang berbahagia bagi kita semua. Kami menyampaikan ucapan selamat atas selesainya tugas dan tanggung jawab selaku ASN. Memang, suatu saat nanti kita semua juga akan sampai pada masa tersebut,” ujar Irwan di hadapan barisan peserta apel.
Irwan mengingatkan bahwa pengalaman panjang dan bekal ilmu yang dimiliki para purna bhakti justru menjadi modal yang sangat mahal bagi kemajuan daerah, jika terus disalurkan di lingkungan masyarakat.
“Kita berharap meski sudah tidak lagi mengabdi sebagai ASN, mereka tetap dapat mengabdikan diri di tengah masyarakat. Pengalaman yang mereka miliki selama bertahun-tahun bekerja tentu menjadi sesuatu yang sangat berharga,” tambahnya.
Secara khusus, Bupati Irwan memberikan apresiasi tinggi kepada H. Bahri Suli atas dedikasi luar biasanya selama ini di lingkungan Pemkab Luwu Timur.
Mulai dari tampuk pimpinan dinas, tenaga kesehatan, hingga pahlawan tanpa tanda jasa di dunia pendidikan, berikut adalah daftar 14 ASN yang resmi purna bhakti per Juni 2026:
-
H. Bahri Suli (Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan)
-
dr. Adnan (Kepala Dinas Kesehatan)
-
Mansyur, S.Pd. (Guru SDN 160 Sido Tepung)
-
Aminah, S.Kep., Ns. (Perawat Puskesmas Wotu)
-
Supriyanto (Penelaah Teknis Kebijakan Kecamatan Tomoni)
-
Markus Palolokan (Penelaah Teknis Kebijakan Dinas PUPR)
-
Yulius (Tata Usaha SMPN 1 Mangkutana)
-
Yohanna Nurmeiny (Guru SDN 237 Atue)
-
Ernauli BR. Ambarita, SE. (Guru SDN 272 Parahua)
-
Mariani, S.Pd. (Guru SDN 265 Timampu)
-
Saifuddin, S.Pd. (Pengawas Sekolah Ahli Madya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan)
-
Akhmad Syamsul Arifin, S.Pd. (Guru SMPN 2 Kalaena)
-
Bintang Purwono, SE. (Penelaah Teknis Kebijakan Bapenda)
-
Haena Sabili (Tata Usaha Sekolah SMPN 1 Angkona)
Di akhir acara, Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan yang aktif untuk tetap menjaga silaturahmi, komunikasi, dan koordinasi dengan para purna bhakti ini. Rekam jejak serta pengetahuan mereka dinilai tetap bisa menjadi referensi penting dalam mengawal pembangunan dan pelayanan publik di Luwu Timur ke depan.






