Angin Kencang Memperparah Penyebaran Api di Titik Kawasan Hutan Puncak Indah

oleh -51 Dilihat

KutipNusantara.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, pada Kamis (27/08/2026).

Peristiwa tersebut menyedot perhatian serius jajaran pemerintah daerah dan kepolisian setempat yang turun langsung di tempat kejadian perkara guna memantau serta menanggulangi kobaran api yang tambah melebar.

Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, dan Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto TM., S.I.K., M.H., turun langsung ke lokasi bencana untuk memantau dari dekat proses pemadaman.

Irwan tiba saat petugas pemadam kebakaran bersama tim gabungan masih berjibaku memadamkan api yang membakar semak belukar dan vegetasi kering.

Di lokasi kejadian, Bupati memberikan arahan tegas kepada para personel lapangan agar upaya penanganan dilakukan secara maksimal, efisien, dan terukur demi mencegah kobaran api terus meluas ke area pemukiman maupun fasilitas publik lainnya.

Tak hanya Bupati, Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler bersama Seluruh Jajaran Polres Luwu Timur, BPBD, Damkar, Emergency Response Group (ERG), Manggala Agni serta tank Air PDAM Waemami, juga terlihat berada di lokasi kebakaran.

Kehadiran pimpinan daerah dan kepolisian ini guna memastikan koordinasi antarinstansi berjalan cepat dan responsif.

Berdasarkan hasil pantauan langsung di lapangan, titik karhutla teridentifikasi berada di dua lokasi terpisah, Depan Mabes Polres lutim dan Kantor Bupati namun saling berdekatan di kawasan Puncak Indah.

Dari pantauan Titik pertama berada di area samping Mabes Polres yang searah angin dengan kantor Bupati Luwu Timur. Api di titik ini mulai muncul sejak menjelang Siang dan sampai malam ini belum berhasil dijinakkan oleh tim pemadam karena arah angin tambah kencang setelah beberapa jam penanganan ekstra.

Namun, titik Kobaran api di lokasi ini terlihat hingga malam hari ini petugas antar instansi masih terus berupaya keras mengendalikan situasi.

Petugas menghadapi sejumlah kendala berarti dalam penanganan karhutla tersebut akibat Medan naik turun dan Hembusan angin kencang membuat api dengan cepat berpindah pindah ke area sekitarnya.

Selain itu, menyebabkan vegetasi dan lahan menjadi sangat kering sehingga mudah terbakar.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti yang memicu timbulnya kebakaran hutan dan lahan tersebut masih belum diketahui.

Pihak kepolisian maupun instansi pemadam kebakaran belum memberikan keterangan resmi terkait sumber awal api.

Petugas gabungan hingga malam hari masih tampak berjibaku memadamkan kobaran api sekaligus melokalisasi area agar api tidak menjalar ke kawasan permukiman maupun hutan sekitarnya. (Nis/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.