KutipNusantara.com – Anggota DPRD Luwu Timur, Firman Udding, berkomitmen penuh mengawal transformasi sektor pertanian di Bumi Batara Guru. Langkah konkret ini ditunjukkannya saat hadir langsung mengawal kontingen Luwu Timur dalam ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026 yang digelar di Gorontalo, 20–25 Juni 2026, Minggu (21/06/2026).
Kehadiran Firman di sela kesibukan legislatifnya bukan sekadar seremoni. Bersama Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler, ia memosisikan diri sebagai peninjau yang aktif mengamati ragam terobosan teknologi pertanian dari seluruh penjuru nusantara.
Bagi Firman, ajang berskala nasional ini adalah ladang emas untuk menyerap ilmu baru yang bisa langsung diadaptasi di daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita bisa belajar dari berbagai daerah dan melihat inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi petani dan nelayan di Luwu Timur,” ujar legislator yang dikenal vokal mengawal isu kemasyarakatan ini.
Sebanyak 40 peserta dan 8 penyuluh pertanian asal Luwu Timur yang ikut serta diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan. Firman menegaskan, adopsi teknologi dan perluasan jaringan dari PENAS XVII adalah kunci utama untuk melompat menuju pertanian yang lebih modern, mandiri, dan berkelanjutan. (**)




