Bupati Lutim Cabut Sejumlah Retribusi, Beri Keringanan bagi Masyarakat

oleh -100 Dilihat

Luwu Timur, Kutipnusantara.com, 10 Maret 2025 – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, mengeluarkan keputusan penting yang berpihak pada masyarakat.

Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bahcri Syam, biasa disebut (IBAS) mengumumkan pencabutan sejumlah retribusi yang dinilai memberatkan warga.

“Selain retribusi rumah susun, kami juga menghapus retribusi untuk fasilitas olahraga, seperti Gedung Olahraga (GOR) dan sarana lainnya. Ini dilakukan agar masyarakat tidak lagi terbebani dengan biaya tambahan ketika ingin berolahraga.” Katanya IBAS

Menurut IBAS, langkah ini diambil untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga tanpa hambatan finansial.

Bagaimana masyarakat bisa berolahraga atau meningkatkan keterampilan jika fasilitasnya disewakan? Oleh karena itu, kami hapuskan retribusi ini agar semua dapat mengakses fasilitas olahraga secara gratis,” lanjutnya.

Selain fasilitas olahraga, Bupati Lutim juga menghapus retribusi untuk rumah sakit, pelabuhan, objek wisata, dan tempat pelelangan ikan. Keputusan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik.

Untuk menjaga keberlanjutan operasional fasilitas yang retribusinya dicabut, pemerintah daerah akan membentuk pengelola yang dibiayai oleh anggaran Pemda.

“Kami akan membentuk tim pengelola yang biayanya ditanggung pemerintah, sehingga masyarakat tetap bisa menikmati fasilitas tersebut tanpa khawatir dengan pemeliharaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ibas menyampaikan bahwa pemerintah akan fokus pada retribusi sektor lain yang dinilai lebih besar dan belum tersentuh.

“Setelah berdiskusi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kami akan melakukan kajian lebih lanjut untuk mengelola retribusi yang lebih efisien,” tambahnya.

Sebagai upaya mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Ibas juga mengimbau agar tidak ada lagi pungutan biaya sewa di bangunan pujasera Malili.

“Pemerintah hadir untuk memberdayakan masyarakat, bukan menambah beban mereka. Kami ingin melihat masyarakat mandiri, maju, dan sejahtera,” tegasnya.

Keputusan ini disambut baik oleh masyarakat Luwu Timur yang berharap kebijakan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemudahan akses layanan publik.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.