Catatan Positif! Pertumbuhan Ekonomi Luwu Timur Melonjak Jadi 13,87 Persen, Sektor Tambang Tetap Jadi Andalan

oleh -193 Dilihat

KutipNusantara.com – Prestasi membanggakan kembali dicetak Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di tengah tantangan kebijakan nasional, Jumat (12/06/2026).

Dalam acara pencanangan data sosial ekonomi yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI sempat menyoroti kondisi ekonomi daerah Luwu Timur  yang mengalami kontraksi sekitar 2,31 persen.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPS Kabupaten Luwu Timur, Abdullah Pannu, memberikan penjelasan gamblang bahwa penurunan tersebut semata-mata dipengaruhi kebijakan pemerintah pusat berupa pembatasan produksi melalui Rencana Kerja dan Anggaran Bisnis (RKAB), bukan karena penurunan kinerja atau produktivitas daerah.

Abdullah Pannu menegaskan, struktur ekonomi Luwu Timur hingga saat ini memang masih sangat dipengaruhi oleh sektor pertambangan yang menyumbang sekitar 30 hingga 40 persen terhadap total ekonomi daerah. Meski begitu, pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan.

Bukti nyata keberhasilan upaya tersebut tercatat pada data terbaru Triwulan I tahun 2026, di mana pertumbuhan ekonomi sektor strategis ini berhasil melonjak signifikan mencapai 13,87 persen. Angka ini menunjukkan lompatan kinerja yang sangat baik jika dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Triwulan I 2025 yang hanya tumbuh sekitar 9,9 persen.

Pencapaian angka pertumbuhan dua digit ini menjadi bukti kuat bahwa pemerintahan Luwu Timur mampu beradaptasi dan bergerak cepat di tengah segala regulasi dan batasan yang berlaku.

Kendati berlandaskan pada sektor tambang, kenaikan drastis dari 9,9 persen menjadi 13,87 persen menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya berjalan efektif, terukur, dan tetap memberikan dampak positif besar bagi perekonomian daerah.

Capaian ini sekaligus menjawab tantangan yang sempat disorot tingkat nasional, membuktikan bahwa Luwu Timur memiliki fundamental ekonomi yang tangguh dan terus tumbuh ke arah yang lebih baik. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.