Dialog Terbuka di Angkona: Bupati Luwu Timur Serap Aspirasi Warga Hingga Sektor Perkebunan

oleh -160 Dilihat

KutipNusantara.com — Halaman Rumah Jabatan Camat Angkona mendadak hangat pada Jumat malam (11/09/2026).

Tanpa sekat dan batasan protokol yang kaku, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur membuka ruang dialog interaktif untuk mendengarkan langsung beragam persoalan serta aspirasi dari akar rumput.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, hadir langsung menemui warga dengan didampingi Anggota Komisi III DPRD Luwu Timur Bidang Pembangunan, Muhammad Iwan, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat Angkona, Putu Gede Sudarsana.

Forum ini menjadi wadah penting bagi pemda untuk mengidentifikasi persoalan krusial secara presisi, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga perkebunan.

Beragam isu mengemuka sepanjang malam dialog interaktif tersebut.

Pertama Pendidikan: Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengusulkan pelaksanaan program Pejuang Subuh serta mendesak peningkatan infrastruktur fasilitas sekolah demi mencetak generasi berkualitas.

Kedua Kesehatan: Perwakilan tenaga kesehatan Puskesmas Angkona menyoroti kondisi rumah dinas dokter yang kerap tergenang banjir. Mereka juga memohon pembenahan selasar Puskesmas yang sekaligus berfungsi sebagai jalur evakuasi darurat.

Ketiga Organisasi & Keagamaan: DPC Prajaniti Luwu Timur mengusulkan dukungan pelatihan dasar kepemimpinan pengurus.

Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Luwu Timur melalui Putu Susilawati mengajukan bantuan pendanaan untuk operasional jasa adat di Bali Rejo, Desa Wanasari.

Ke empat Perkebunan: Perwakilan PT Teguh Wira Pratama (TWP) berkonsultasi mengenai mekanisme tata kelola penerimaan buah kelapa sawit milik masyarakat setempat.

Merespons rentetan masukan tersebut, Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap aspirasi bersama dinas-dinas terkait.

“Dialog seperti ini sangat penting karena kita bisa mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap persoalan yang disampaikan akan kita kaji bersama OPD terkait untuk dicarikan solusi sesuai kewenangan dan kemampuan daerah,” tegas Bupati Irwan.

Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah yang efektif tidak hanya bergantung pada perencanaan di atas kertas, melainkan pada kepekaan pemerintah dalam merespons kebutuhan nyata di lapangan.

Pertemuan interaktif ini diakhiri dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah, anggota legislatif, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dua arah demi kemajuan Kecamatan Angkona dan Kabupaten Luwu Timur secara keseluruhan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.