“Diam-Diam Menghancurkan? PT. Vale Diseret Gerakan Pancai Pao ke Meja Rakyat”

oleh -82 Dilihat

Luwu Timur, Kutipnusantara.com – Gerakan Pancai Pao yang dikomandoi Abidin Arief To Pallawarukka, SH mulai mengguncang stabilitas citra PT. Vale Indonesia di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur.

Aduan terkait dugaan perusakan lingkungan dan pengabaian hak-hak masyarakat adat akhirnya membangkitkan kegelisahan kolektif, bahkan memantik perhatian lembaga negara.

“Pengaduan ini bukan sekadar kritik, melainkan bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan yang telah lama dipendam masyarakat adat,” tegas Abidin Arief pada Kamis kemarin, 8 Mei 2025.

Ia menilai PT. Vale harus bertanggung jawab, bukan hanya dalam hal kerusakan ekologis, tetapi juga dalam pengabaian prinsip hak asasi manusia yang semestinya menjadi standar minimum operasional perusahaan multinasional.

Publik menuntut transparansi, namun hingga kini manajemen PT. Vale memilih bungkam, seakan berharap isu ini berlalu begitu saja.

Kenyataan pahit ini diperparah dengan kehadiran DPD RI dan Ombudsman RI yang kini ikut menguliti laporan Pancai Pao dalam forum resmi Rapat Dengar Pendapat (RDP) Badan Akuntabilitas Publik (BAP).

Fenomena menarik terjadi setelah aduan Pancai Pao viral, berbagai kelompok masyarakat lainnya mulai berani angkat suara.

Persoalan penguasaan lahan, eksploitasi ketenagakerjaan, hingga tuduhan intimidasi oleh korporasi menyeruak ke permukaan, mempertegas dugaan bahwa apa yang diadukan Pancai Pao hanyalah puncak gunung es dari praktik-praktik korporasi yang bermasalah, Bahkan organisasi lingkungan seperti WALHI kini turut ambil bagian dalam gelombang protes ini.

Momen krusial mendekat Komite II DPD RI dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Sorowako, Kunjungan ini bisa menjadi titik balik, bukan hanya bagi gerakan Pancai Pao, tapi juga untuk menuntut pertanggungjawaban PT. Vale secara konkret.

Abidin Arief sendiri telah mengonfirmasi kehadirannya bersama elemen masyarakat adat lainnya, meskipun belum membuka daftar tokoh yang akan bergabung.

Bukan pendatang baru dalam advokasi hak masyarakat, Abidin juga tercatat sebagai Staf Khusus A. Waris Halid, Senator DPD RI Sulawesi Selatan, dan memiliki rekam jejak sukses menyelesaikan konflik lahan dalam kasus Cones, satu bukti bahwa gerakannya berbasis data dan strategi, bukan semata agitasi.

Kini, gelombang kesadaran sosial telah membesar, Gerakan Pancai Pao bukan sekadar aduan biasa—ia telah menjadi simbol perlawanan terhadap praktik korporasi yang kerap bersembunyi di balik jargon-jargon CSR dan tanggung jawab sosial yang kosong.

Sorowako kini berada di panggung nasional, Publik menanti: apakah PT. Vale akhirnya bersedia mendengar, atau memilih memperpanjang deretan daftar hitam korporasi yang abai terhadap hak masyarakat adat dan lingkungan hidup.

(Red)

Responses (2)

  1. Pt. Vale Tumbuh bersama masyarakat luwu Timur . Ini bisa dilihat dari Kontribusi pendapatan negara , Penciptaan lapangan Kerja dan pembangunan Masyarakat dan wilayah di area Pemberdayaan dan Kontrak Karya PT. Vale.yang sudah berlangsung lebih dari 5 dekade Perusahaan hanya mengambil Nikel dan mengembalikan kembali Konservasi alam diatasnya tanpa merusaknya. Kekurangan tentu ada tidak ada yang dikerjakan manusia itu sempurna Tapi sebaiknya kita berhitung apakah kehadiran PT. Vale dibutuhkan masyarakat dibandingkan dengan Kekurangan yang masih bisa kita perbaiki Bersama. Trimakasih.

    1. Mudah- Mudahan ini dimaksud netizen, Tidak ada yang memungkiri PT Vale sudah lama beroperasi dan memberi kontribusi pada pendapatan negara, penciptaan lapangan kerja, serta program CSR di Luwu Timur.

      Namun, yang sedang dipersoalkan masyarakat sekarang bukan soal kontribusinya, melainkan dampak kebocoran minyak MFO yang mencemari air, sawah, dan lingkungan.

      Kontribusi ekonomi memang penting, tetapi perlindungan lingkungan dan keselamatan warga jauh lebih mendasar. Karena itu publik menuntut transparansi data, pengungkapan hasil uji laboratorium yang independen, dan langkah pemulihan nyata di lapangan agar tidak terulang.

      Jadi kritik yang muncul bukan berarti menolak kehadiran perusahaan, melainkan agar PT Vale benar-benar bertanggung jawab atas insiden pencemaran yang sedang terjadi. Salamki to pada salama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.