Dinas Perikanan Luwu Timur Sosialisasi Polikultur: Cara Baru Bertambak Lebih Cuan

oleh -183 Dilihat

KutipNusantara.com Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur resmi menggelar sosialisasi pengembangan metode budidaya polikultur udang-bandeng di Aula Kantor Desa Burau Pantai, Kecamatan Burau, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mendorong transformasi sektor perikanan menuju sistem usaha tani yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan bagi para pembudidaya setempat.

Melalui metode ini, udang dan ikan bandeng dibudidayakan secara bersamaan dalam satu petak tambak, sebuah pendekatan yang dinilai mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

Membuka acara tersebut, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan, Aswan Azis, menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam Luwu Timur merupakan anugerah yang wajib dikelola secara tepat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menekankan penerapan teknologi dan metode budidaya yang benar sebagai kunci memperkuat daya saing daerah.

Pada kesempatan itu, Dinas Perikanan menghadirkan narasumber andal Ir. Muhammad Saenong, M.P. — Dosen Universitas Muslim Indonesia sekaligus Tim Ahli Kementerian Kelautan dan Perikanan — yang tidak hanya memaparkan materi secara teori, namun juga mengajak peserta turun langsung ke lokasi tambak untuk mempraktikkan persiapan lahan, penebaran benih, hingga pengelolaan kualitas air yang ideal.

Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan, Syahrir, menyampaikan harapan besar agar perpaduan materi dan praktik lapangan ini mampu mengubah cara bertambak masyarakat menjadi lebih modern dan berorientasi ekonomi.

Kami berharap para pembudidaya mau mengadopsi cara baru yang lebih efisien, agar produksi meningkat dan roda ekonomi keluarga pun kian bergairah,” ujarnya.

Acara yang dihadiri perwakilan camat, kepala desa, penyuluh, dan para pelaku usaha tambak ini menjadi bukti sinergi kuat pemerintah dan masyarakat dalam memaksimalkan potensi kelautan Luwu Timur demi kemajuan bersama. (Diskan-RT/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.