Dorong UMKM Naik Kelas, Bupati Luwu Timur Buka Pelatihan Kewirausahaan di Makassar

oleh -490 Dilihat

Luwu Timur, KUTIPNUSANTARA.COM — Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Kewirausahaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang digelar di Hotel Grand Town, Makassar. Rabu 11 Juni 2025

Kegiatan ini merupakan inisiatif Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DisdagkopUKM-P) Kabupaten Luwu Timur dalam rangka memperkuat peran UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Masdin, Kadis Koperindag UKM-P Senfry Oktavianus beserta jajaran, Plt. Kadis Kominfo-SP Muhammad Safaat DP, Kabag Prokopim Agus Thobrani, pimpinan Bank Sulselbar Cabang Malili, Direktur BUMD PT. Luwu Timur Gemilang, Direktur Eksekutif BPPKPD, Tim Digitalisasi UMKM dari CV Abimantrana Brayat Gemilang, pengurus Dewan UMKM Lutim, serta para pelaku UMKM peserta pelatihan.

Bupati Irwan menyampaikan sambutan, bahwa pelatihan ini bukan hanya sebatas acara seremonial, melainkan langkah nyata Pemkab dalam membina, menguatkan, dan mendorong UMKM untuk lebih inovatif dan kompetitif di pasar.

“Saat ini kita memiliki lebih dari 21 ribu pelaku UMKM. Angka yang besar, tapi belum sebanding dengan dampaknya. Kita perlu bersatu, berinovasi, dan saling mendukung. Bila UMKM kita kompak dan kreatif, Luwu Timur bisa menjadi pusat UMKM terbaik di Sulsel,” tegasnya.

Bupati H. Irwan Bahcri Syam Komitmen Penuh untuk Produk Lokal, memberikan jaminan bahwa Pemda akan terus mendorong ekosistem UMKM yang kuat dengan membuka akses pasar secara luas.

“Jangan khawatir soal pasar. Kita punya tiga segmen besar: pasar MBG, kawasan industri, dan masyarakat umum. Produk UMKM pasti terserap jika kualitas dan konsistensinya terjaga,” jelas Irwan.

Ia juga memperkenalkan program Koperasi Desa Merah Putih — bagian dari inisiatif nasional — yang sudah hadir di Luwu Timur melalui 128 koperasi aktif. Menurutnya, koperasi ini bisa menjadi mitra strategis UMKM dalam memperluas jejaring dan akses permodalan.

Bahkan, Irwan menegaskan bahwa semua investor yang masuk ke Luwu Timur wajib bermitra dengan UMKM lokal. Ia juga mengeluarkan instruksi agar seluruh ASN membeli dan menggunakan produk UMKM daerah.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Luwu Timur juga  tengah menyiapkan program bantuan modal usaha hingga Rp50 juta per pelaku UMKM. Bantuan ini akan diberikan secara selektif melalui proses verifikasi, bekerja sama dengan pihak swasta dan Bank Sulselbar.

“Bantuan ini bukan sekadar angka, tapi harus digunakan tepat sasaran. Kami ingin pelaku usaha benar-benar memanfaatkannya untuk peningkatan kualitas dan kapasitas produk,” ungkap Irwan.

Di akhir sambutannya, Bupati Irwan mengajak seluruh peserta pelatihan untuk aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, dan mencari solusi bersama atas tantangan yang selama ini dihadapi UMKM.

“Pelatihan ini harus menjadi titik balik. Jangan sekadar mendengar, tapi rumuskan langkah konkret. Ini kesempatan kita untuk tumbuh bersama,” tutupnya.

Pelatihan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi kebangkitan UMKM Luwu Timur menuju daya saing yang lebih tinggi, baik di pasar lokal, regional, hingga nasional. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.