Luwu Timur, Kutipnusantara.com — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Luwu Timur, Jihadin Peruge, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus baru tingkat kabupaten. Kegiatan berlangsung di Malili, dengan dihadiri jajaran pengurus, kader partai, dan tokoh masyarakat, Jumat (05/09/2025)
Dalam kesempatan tersebut, Jihadin Peruge memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musda dan pelantikan kepengurusan baru PKS Luwu Timur. Ia menilai, partai politik memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas demokrasi serta berkontribusi terhadap arah pembangunan daerah.
“PKS adalah mitra strategis pemerintah. Dengan pengurus baru ini, kami berharap sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah semakin kuat agar program pembangunan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Jihadin.
Lebih lanjut, Jihadin menegaskan bahwa keharmonisan antarpartai politik di parlemen sangat penting untuk menciptakan suasana politik yang kondusif dan produktif. Kolaborasi yang baik antar fraksi di DPRD, katanya, akan mempercepat proses pembangunan serta memastikan setiap kebijakan berpihak pada kepentingan rakyat.
“Kerja sama antarpartai di DPRD harus terus dijaga agar pembangunan berjalan lebih fokus dan terarah. Perbedaan pandangan politik sebaiknya menjadi kekuatan untuk memperkaya solusi, bukan memecah persatuan,” tambahnya.
Adapun jajaran pengurus baru PKS Luwu Timur yang dilantik, antara lain:
Swandi Ramadhan sebagai Ketua DPD,
Adi Surahman sebagai Sekretaris,
Imrad Rahab sebagai Bendahara,
Prima Eyza Purnama sebagai Ketua Bidang Kaderisasi,
Megaria sebagai Ketua MPD, dan
Arni Gani sebagai Ketua Dewan Etik Daerah.
Jihadin menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa DPRD Luwu Timur siap bekerja sama dengan seluruh partai politik, baik di dalam maupun di luar parlemen, dalam rangka mewujudkan visi pembangunan daerah yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.
“Kami di DPRD selalu terbuka untuk bersinergi dengan semua elemen, termasuk partai politik. Karena pembangunan daerah yang sukses hanya bisa tercapai melalui kerja sama, bukan kompetisi,” tutupnya.
(Redaksi)







