DPRD Luwu Timur Dorong Pemerintah Ambil Langkah Cepat Atasi Antrean Panjang BBM di SPBU

oleh -236 Dilihat

MaliliKutipnusantara.com — Menyusul antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Luwu Timur akibat terbatasnya pasokan BBM subsidi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur mendorong pemerintah daerah untuk segera memastikan distribusi bahan bakar kembali normal, Sabtu 11 September 2025.

Ketua DPRD Luwu Timur, melalui keterangan resminya, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang langsung menginstruksikan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Dagkop UKM-P) bersama pihak terkait untuk menindaklanjuti persoalan kelangkaan BBM tersebut.

“Kami di DPRD mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah. Penanganan seperti ini penting untuk menjaga stabilitas aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” ujar Ketua DPRD Lutim

Kepala Dinas Dagkop UKM-P, Senfry Oktavianus, menjelaskan bahwa sejak malam sebelumnya pemerintah telah berkoordinasi dengan SBM Pertamina untuk menambah kuota distribusi BBM, khususnya jenis Pertalite.

“Hari ini kami meningkatkan distribusi Pertalite menjadi 112 kiloliter, atau sekitar 155 persen dari kiriman sebelumnya. Pengiriman dilakukan ke SPBU di Ussu, Puncak, Wotu, Laskap, dan Mangkutana,” terang Senfry.

Ia menambahkan, kapal pengangkut Pertamax juga telah sandar di Karang-Karangan dan siap disalurkan ke SPBU Malili sebagai alternatif bila stok Pertalite kembali menipis.

Menanggapi kondisi di lapangan, Komisi II DPRD Luwu Timur yang membidangi urusan ekonomi dan perdagangan menyatakan akan memantau pelaksanaan distribusi BBM subsidi agar tidak terjadi penyimpangan di tingkat SPBU.

”Kami meminta Dinas Dagkop UKM-P berkoordinasi intens dengan Polres, Dishub, dan Satpol PP untuk memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran. Jangan sampai masyarakat kecil menjadi korban akibat penyaluran yang tidak merata,” ujar anggota Komisi II DPRD Lutim.

Pagi tadi, tim gabungan dari Pemkab dan Polres Luwu Timur turun langsung ke beberapa SPBU di Malili, Ussu, dan Labose untuk memastikan kelancaran pasokan. Hasilnya, antrean kendaraan mulai terurai sekitar pukul 10.00 WITA.

DPRD juga mendorong adanya evaluasi bersama Pertamina dan pemerintah daerah agar sistem distribusi BBM di Luwu Timur lebih efektif dan tidak menimbulkan antrean panjang berulang.

“Rapat koordinasi dengan Polres dan Pertamina hari ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki pola distribusi. Kami di DPRD siap mendukung upaya pemerintah agar pasokan BBM stabil dan masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.

Dengan langkah cepat pemerintah daerah dan dukungan DPRD, diharapkan distribusi BBM di seluruh wilayah Luwu Timur segera normal kembali, serta kegiatan ekonomi masyarakat bisa berjalan lancar tanpa hambatan. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.