Dukung Pembangunan Luwu Timur, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Optimalisasi APBD Perubahan 2026

oleh -47 Dilihat

KutipNusantara.com – Langkah tegas dan konstruktif ditunjukkan oleh Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Luwu Timur dalam Rapat Paripurna Perubahan APBD 2026, Jumat (04/09/2026).

Dalam kritik destruktif, jajaran wakil rakyat tersebut pasang badan mendorong optimalisasi kinerja Pemerintah Daerah demi memastikan seluruh program pembangunan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Luwu Timur, Muhammad Arisal, S.Si., menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab yang terus berorientasi pada kemandirian fiskal.

Namun, demi mengawal keberhasilan eksekutif hingga akhir tahun anggaran, pihaknya memberikan sejumlah rekomendasi strategis agar serapan belanja tidak menumpuk di menit-menit terakhir. Untuk memastikan roda pembangunan berjalan presisi dan tepat sasaran, Fraksi PDI Perjuangan memetakan tiga poin penguatan bagi Pemerintah Daerah.

Dalam Mencegah Risikonya Belanja Terburu-buru, Legislatif mengingatkan pentingnya percepatan pengerjaan program mendasar yang belum terlaksana.

Penumpukan proyek di akhir tahun dikhawatirkan memicu fenomena banjir keras (belanja terburu-buru), yang dapat menurunkan kualitas hasil fisik pembangunan dan merugikan efisiensi anggaran daerah.

Memperkuat Fungsi Pengawasan dan Mitigasi Evaluatif, DPRD mendorong keterlibatan aktif Inspektorat untuk mendampingi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Evaluasi ini bertujuan melakukan penyusunan ulang target yang lebih realistis serta memprioritaskan kegiatan-kegiatan yang sifatnya mendesak bagi warga Luwu Timur.

Mengurai Hambatan Teknis dan Penguatan Kapasitas SKPD, Fraksi PDI Perjuangan mengajak eksekutif bersama-sama membedah kendala realisasi anggaran, baik dari faktor hambatan birokrasi, kapasitas teknis SKPD, hingga dinamika ekonomi sosial.

Solusi menyeluruh ini digagas agar APBD Perubahan menjadi jawaban atas permasalahan lapang, bukan sekadar ruang formalitas penambahan anggaran, Komitmen Bersama Demi Kesejahteraan Rakyat.

Mengakhiri penyampaiannya, Muhammad Arisal menegaskan bahwa Fraksi PDI Perjuangan akan terus menjadi mitra sejajar yang siap mengawal dan menyokong kebijakan Pemkab Luwu Timur agar setiap rupiah APBD Perubahan 2026 berdaya guna tinggi.

“Momentum APBD Perubahan ini harus menjadi instrumen produktif untuk mengarahkan kembali belanja daerah ke sektor prioritas. Tolok ukur keberhasilan kita bersama bukanlah seberapa cepat anggaran dihabiskan, melainkan seberapa nyata perbaikan kualitas hidup yang dirasakan oleh seluruh masyarakat Luwu Timur,” tegas Arisal. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.