Firman Udding Kawal Evaluasi APBD 2025, Dorong Anggaran 2026 Maksimal untuk Kesejahteraan Masyarakat Luwu Timur

oleh -104 Dilihat

KutipNusantara.com — Pembahasan evaluasi pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi momentum penting untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, Senin (29/07/2027).

Dalam pembahasan tersebut, perhatian juga diarahkan pada bagaimana pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat dimaksimalkan, khususnya dalam mendukung program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.

Anggota DPRD Luwu Timur, Firman Udding, turut mendorong agar proses evaluasi tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi mampu menjadi bahan perbaikan dalam penyusunan dan pelaksanaan anggaran ke depan.

Menurutnya, setiap anggaran yang telah direncanakan harus dikawal agar benar-benar memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Program yang menyentuh kebutuhan dasar, peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, serta sektor-sektor strategis lainnya perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan anggaran.

“Harapan dan masukan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam evaluasi ini tentu menjadi bahan penting untuk perbaikan ke depan. Kita berharap APBD Luwu Timur ditahun 2026 dapat dimaksimalkan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Luwu Timur,” ujar Firman.

Ia menegaskan, pengawalan terhadap anggaran merupakan bagian penting dalam memastikan setiap program pemerintah berjalan sesuai perencanaan dan memberikan hasil yang optimal.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan diperlukan agar penggunaan anggaran semakin tepat sasaran.

Firman juga berharap, evaluasi terhadap pelaksanaan APBD 2025 dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran pada tahun 2026.

Dengan demikian, setiap rupiah anggaran yang dikelola pemerintah dapat diarahkan pada program yang memiliki manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat.

“Yang paling utama adalah bagaimana anggaran ini bisa kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan dan pembangunan yang berkualitas. Kita ingin APBD benar-benar menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap optimalisasi APBD 2026 dapat memperkuat pembangunan di Luwu Timur sekaligus mendukung terwujudnya cita-cita daerah menuju Luwu Timur maju dan sejahtera.

Pengawalan terhadap anggaran, kata dia, akan terus dilakukan agar perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi APBD dapat berjalan secara efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.