Gaungkan Pemberdayaan, Langkah Dinsos P3A Luwu Timur Selaras dengan Visi Wakil Ketua II DPRD

oleh -39 Dilihat

KutipNusantara.com – Langkah Dinas Sosial,  (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur dalam menggenjot peran kaum hawa mendapat respons positif. Agenda Peningkatan Partisipasi Perempuan melalui Pengembangan Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang digelar di Wisma Trans Malili, Senin (22/06/2026).

Acara yang dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Aini Endis Anrika mewakili Bupati Luwu Timur ini, menempatkan arah baru bagi pergerakan perempuan di ranah politik, hukum, sosial, dan ekonomi.

Pihak pemangku kebijakan dan peserta yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap pembahasan yang digarisbawahi oleh Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo, yang hadir langsung sebagai pemateri utama.

Dalam pemaparannya, Hj. Harisah Suharjo menegaskan sebuah korelasi kuat antara keterlibatan perempuan dengan kemajuan sebuah daerah. Poin bahasan ini menjadi episentrum perhatian karena menyentuh akar masalah pembangunan yang inklusif.

“Jika perempuan bersuara, maka masyarakat maju. Jika perempuan berdaya, maka masyarakat sejahtera,” tegas Hj. Harisah legislator perempuan Luwu Timur.

Pokok pikiran Harisah ini mendapat sokongan penuh dari jalannya program RBI. Pemerintah daerah dinilai berhasil menerjemahkan dorongan legislatif ke dalam program konkret.

Kepala Dinsos P3A Luwu Timur, Masdin, melaporkan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk memicu partisipasi aktif perempuan di berbagai sektor strategis, sejalan dengan apa yang disuarakan oleh pimpinan DPRD tersebut.

Dukungan terhadap substansi pembahasan yang dibawa oleh Wakil Ketua II DPRD ini tidak berhenti di ruang seminar. Kabid Kesetaraan Gender PPA Luwu Timur, Ramlah Muh. Djono Sanusi, memastikan bahwa gagasan-gagasan penguatan perempuan tersebut akan langsung ditindaklanjuti secara nyata di lapangan.

Pada akhir kegiatan, forum menyusun rencana tindak lanjut yang akan menyasar beberapa lokasi percontohan (piloting) di tingkat kecamatan.

Langkah taktis ini diambil agar ruang gerak perempuan untuk berdaya dan berani bersuara—sebagaimana yang diperjuangkan Hj. Harisah—dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di akar rumput.

Gayung bersambut, Fungsional Analis Kebijakan DP3A Dalduk KB Provinsi Sulsel, Uci Lestari, yang turut hadir juga menguatkan bahwa program RBI ini merupakan ruang yang sangat strategis.

Selain sebagai wadah pemberdayaan ekonomi dan politik, ruang ini juga diproyeksikan mampu menekan angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Luwu Timur.

Melalui sinergi kuat antara gagasan progresif Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur dan eksekusi program dari Dinsos P3A, kaum perempuan di Bumi Batara Guru kini memiliki modal besar untuk melangkah lebih maju demi mewujudkan visi Luwu Timur yang Maju dan Sejahtera. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.