Kutipnusantara.com, Luwu Timur – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Kabupaten Luwu Timur tahun 2025 berlangsung meriah dan penuh makna. Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Lutim, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari, Kejari, Ketua Pengadilan, Pabung, Sekda, para Kepala OPD, Staf Ahli, Camat, Kepala Puskesmas, hingga ASN lingkup Pemkab Luwu Timur.
Di momen “Jumat Bersih Sehat” tersebut, Bupati Luwu Timur kembali mengajak jajaran pemerintah dan masyarakat untuk beraktivitas sehat sekaligus menjaga kebersihan lingkungan, Jumat 22 Agustus 2025.
Seperti biasanya, Bupati berjalan kaki mengelilingi perkantoran sambil memantau langsung kondisi sekitar. Bahkan, setiap sampah yang ditemui di jalan, langsung dipungut oleh orang nomor satu di Luwu Timur itu sebagai bentuk teladan nyata.
“Gerakan Jumat Bersih dan Sehat ini bukan hanya rutinitas, tapi menjadi budaya yang harus terus dijaga agar lingkungan kita tetap asri, bersih, dan sehat,” ujar Bupati.
Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pameran produk UMKM binaan PT Vale yang menampilkan hasil pertanian dan pangan lokal.
Warga yang hadir bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti tomat yang biasanya Rp20 ribu per kilogram dijual hanya Rp15 ribu, serta berbagai produk lain seperti nila merah, sayuran segar, telur, dan aneka hasil pertanian lokal.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus mendukung sinergi ini demi meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus ketahanan pangan daerah.
Para ASN dan masyarakat yang hadir menyambut positif kebijakan Bupati terkait gerakan Jumat Bersih dan Sehat. Mereka menilai program ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menghidupkan perekonomian lokal.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Hari Keluarga Nasional ke-32 di Luwu Timur tahun ini tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan, menjaga kesehatan, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga. (Redaksi)






