Palopo, Kutipnusantara.com –- Kementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menyerukan langkah bersama dalam mengawal kasus dugaan pelanggaran nilai-nilai keislaman dan akademik oleh oknum dosen UIN Palopo, Minggu 28 September 2025.
Dalam pernyataannya, DEMA FEBI menyebutkan bahwa kasus yang tengah ramai dibicarakan ini mencoreng marwah akademik kampus Islam negeri tersebut.
“Kami mengajak seluruh perangkat lembaga kemahasiswaan maupun mahasiswa/i UIN Palopo, khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, untuk turut aktif dalam mengawal dan menyelesaikan kasus ini demi tercapainya tatanan masyarakat yang adil dan makmur di lingkungan UIN Palopo,” disalah satu pernyataan resmi yang sudah beredar pertanggal 28 September 2025 hari ini di Palopo.
Pihak mahasiswa menilai penyelesaian kasus ini penting demi menjaga integritas dan nilai keislaman kampus. Mereka juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mengawasi jalannya proses hukum dan etika di lingkungan universitas agar kasus serupa tidak terulang kembali.
Melalui seruan ini, DEMA FEBI berharap seluruh pihak kampus, baik sivitas akademika maupun mahasiswa, dapat bersinergi mewujudkan kampus UIN Palopo yang bersih dari pelanggaran moral dan akademik serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.
(Redaksi)





