HUT ke-22 Luwu Timur Dapat Kado Spesial, Dua Investor Asing Teken Investasi Rp 3,7 Triliun

oleh -67 Dilihat

Luwu Timur, Kutipnusantara.com Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Luwu Timur akan menjadi momen istimewa, tak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi masa depan perekonomian daerah. Rabu 30 April 2025

Dua investor asing siap menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan total nilai investasi mencapai Rp 3,7 triliun.

Dua perusahaan tersebut adalah PT Grand Integra Technology (GIT) dari Dubai dan PT Menata Citra Selaras (MCS) dari Cina.

Penandatanganan MoU akan dilakukan tepat di puncak perayaan HUT Luwu Timur pada 19 Mei 2025, yang akan disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara, serta masyarakat Luwu Timur secara langsung.

PT Grand Integra Technology akan berfokus pada pengembangan sektor peternakan, meliputi peternakan sapi potong (daging), sapi perah (susu), dan unggas (telur). Nilai investasi tahap pertama yang digelontorkan mencapai Rp 1,7 triliun.

Chief Executive Officer (CEO) PT GIT, Ikbal Muh. Zabir, yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon yang bersumber dari Redaksi BILIKFAKTA.ID, menyatakan kesiapannya berinvestasi di Luwu Timur.

“Insya Allah, pada puncak HUT ke-22 Luwu Timur nanti, kami akan menandatangani MoU dengan Pemerintah Daerah. Kami akan memulai tahap pertama investasi senilai Rp 1,7 triliun, dengan fokus pada pengembangan peternakan sapi Australia, baik sapi potong maupun sapi perah hingga 10 ribu ekor, serta unggas,” ujar Ikbal.

Ia menambahkan, lokasi investasi telah ditinjau sebelumnya dan dinilai sangat potensial untuk sektor peternakan.

Seluruh persyaratan teknis dan administratif telah dipenuhi, dan investasi akan segera direalisasikan tahun ini.

Sementara itu, PT Menata Citra Selaras (MCS) akan membangun pabrik beras bertipe “high rice” terbesar di Sulawesi, berlokasi di Kecamatan Mangkutana, Nilai investasinya diperkirakan mencapai Rp 2 triliun.

CEO PT Bahtera Tiga Investa sekaligus pemimpin PT MCS, Muh. Riza Wibawa, menjelaskan bahwa potensi pertanian di Luwu Timur menjadi alasan utama pihaknya menanamkan modal di daerah ini.

“Pabrik beras yang kami bangun akan menjadi yang terbesar di Sulawesi, dengan target operasional dimulai pada akhir Mei tahun ini. Dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan investasi kami,” kata Riza.

Kehadiran kedua investor ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Luwu Timur secara signifikan, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Momentum ini sekaligus menjadi bukti bahwa Luwu Timur semakin menarik perhatian dunia internasional sebagai daerah dengan potensi investasi yang besar, khususnya di sektor peternakan dan pertanian.
(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.