Iwan Dorong Sektor Pertanian hingga Konstruksi Jadi Tumpuan Baru Ekonomi Luwu Timur

oleh -53 Dilihat

KutipNusantara.com — Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi NasDem, Muhammad Iwan, menyoroti ketergantungan ekonomi daerah terhadap sektor pertambangan yang kini mengalami kontraksi hingga 9,86 persen pada triwulan II 2026, Rabu (21/10/2026).

Dalam pandangan fraksinya terhadap Ranperda APBD 2027, ia menegaskan pentingnya pembenahan struktur ekonomi agar pertumbuhan tidak lagi hanya bertumpu pada satu sektor.

Mengingat sektor non-tambang seperti konstruksi, industri pengolahan, perdagangan, hingga pertanian mencatatkan tren positif, Iwan mendesak pemda memanfaatkan APBD 2027 untuk memperkuat fondasi ekonomi lokal dan meningkatkan produktivitas masyarakat secara berkelanjutan.

Iwan mendorong agar alokasi anggaran tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan difokuskan pada penguatan ekonomi desa serta infrastruktur dasar.

Ia menyoroti pentingnya optimalisasi program Pandu Juara untuk menggerakkan kemandirian desa lewat komoditas unggulan dan BUMDes, sehingga desa mampu berkembang secara mandiri.

Di samping itu, ia menekankan skema pembiayaan multiyears untuk pembangunan jalan, fasilitas umum, dan rehabilitasi sekolah guna memastikan keberlanjutan program pembangunan jangka panjang.

Lebih lanjut, Iwan meminta agar Program 3 Kartu Sakti tetap menjadi prioritas kebijakan anggaran tahun mendatang demi menjaga kualitas pelayanan publik dan perlindungan sosial masyarakat.

Bagi Politisi NasDem ini, keberhasilan pembangunan daerah tidak diukur dari seberapa besar alokasi anggaran yang dikucurkan, melainkan dari konsistensi serta dampak nyatanya terhadap kesejahteraan masyarakat.

Fraksi NasDem menyatakan siap mengawal pembahasan APBD 2027 agar melahirkan kebijakan anggaran yang adil, merata, dan responsif terhadap tantangan ekonomi daerah. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.