Rapat RPJMD Lutim Capai Titik Temu: Proyeksi Pendapatan Daerah Naik Jadi Rp3,2 Triliun

oleh -129 Dilihat

Luwu Timur, Kutipnusantara.com – Rapat pembahasan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Luwu Timur sempat berjalan alot setelah muncul penolakan dari sejumlah anggota dewan terhadap angka proyeksi pendapatan daerah yang dinilai tidak realistis.

Namun, setelah melalui diskusi intens, akhirnya tercapai titik temu: Bappelitbangda menyetujui revisi target pendapatan daerah menjadi Rp3,2 triliun.

Dokumen Ranwal RPJMD ini akhirnya ditandatangani oleh Wakil Bupati Luwu Timur – Dra Hj. Puspawati Husler dan Wakil Ketua I DPRD Lutim- HM. Siddiq, sebagai wujud kesepahaman bersama antara eksekutif dan legislatif.

Sebelumnya, sejumlah anggota dewan menolak jika pimpinan DPRD menandatangani dokumen tersebut, Penolakan ini dipicu oleh target penerimaan pendapatan yang hanya sebesar Rp350 miliar untuk jangka waktu lima tahun—angka yang dianggap sangat jauh dari capaian sebelumnya.

Dalam rapat tersebut, Ketua II DPRD Lutim – Hj. Harisah  kemarin mengingatkan Kepada Anggota Anggota Dewan yang hadir  bahwa dokumen ini masih berupa rancangan awal.

“Ini baru rancangan awal, dan rancangan ini bisa menjadi rujukan. Jangankan Rp3 triliun, Rp5 triliun pun bisa kalau ada indikatornya,” ujarnya Hj. Harisah

Mengacu pada capaian sebelumnya, pendapatan daerah Lutim pernah melonjak dari Rp1,4 triliun menjadi Rp2,1 triliun, Oleh karena itu, seluruh fraksi dalam rapat tersebut meminta Bappelitbangda untuk merevisi target menjadi angka yang lebih masuk akal.

Permintaan itu akhirnya direspons positif oleh Bappelitbangda, yang kemudian menetapkan proyeksi pendapatan sebesar Rp3,2 triliun.

“Alhamdulillah, seluruh fraksi menyarankan dan ditindaklanjuti, Proyeksi pendapatan daerah kita naik dari Rp2,3 triliun menjadi Rp3,2 triliun, Dan sudah kita tandatangani,” ujar HM Siddiq dalam rapat penutup rapat dengan nada optimis.

Dengan penyesuaian angka ini, diharapkan RPJMD Lutim dapat berjalan lebih realistis dan menjadi pijakan kuat untuk pembangunan daerah yang lebih progresif dalam lima tahun ke depan. (lap.Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.