KutipNusantara.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Ali Yafid, S. Ag. M.Ag., memberikan penegasan penting mengenai hubungan kerja antara Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah, Senin (20/07/2026).
Dalam arahannya pada acara pisah sambut Kakankemenag Luwu Timur, Kakanwil, H. Ali Yafid, menyatakan bahwa sinergi dan keselarasan program antara Kemenag dan Pemda adalah hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar.
Kakanwil mencontohkan komitmennya dalam menghadiri kegiatan daerah. Jika terdapat agenda yang beririsan antara Kemenag dan Pemda, ia selalu memprioritaskan untuk hadir mendampingi unsur pemerintah daerah seperti Gubernur maupun Bupati.
“Sinergitas dengan pemerintah itu harga mati. Kita hidup di tengah-masyarakat Kabupaten Luwu Timur. Pak Bupati punya tugas dan fungsi, Kementerian Agama juga punya tugas dan fungsi, dan keduanya harus berjalan berbarengan,” tegas Kakanwil Kemenag Sulsel.
Dua Syarat Pemimpin Berdasarkan Al-Qur’an, Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil juga mengutip potongan ayat Al-Qur’an, Surah Al-Qashas ayat 26, mengenai kriteria dalam memilih seorang pejabat atau pelaksana tugas, yakni Al-Qawiy (Kuat) dan Al-Amin (Terpercaya).
Beliau menjabarkan bahwa sosok aparatur Kemenag harus memiliki kompetensi yang kuat. Kuat yang dimaksud bukan hanya secara fisik, melainkan kuat dalam ilmu, kuat dalam koordinasi, serta kuat dalam membangun relasi.
Kriteria ini dinilai sangat penting agar para pejabat Kemenag bisa mendapatkan kepercayaan dan dinilai baik oleh jajaran pejabat di tingkat kabupaten.
Melestarikan Budaya Selama Selaras dengan Agama, Selain menekankan aspek kompetensi, Kakanwil mengapresiasi disisipkannya nilai-nilai kebudayaan Bugis-Toraja dalam rangkaian acara. Ia berpesan agar seluruh jajaran ASN Kemenag tidak meninggalkan akar budaya lokal.
“Kita tetap memelihara budaya-budaya kita yang cocok dengan agama, selama budaya tersebut tidak bertentangan dengan ajaran agama kita,” imbuhnya.
Apresiasi untuk Mantan Pelaksana Tugas, Dr. H. M. Rusydi Hasyim, M.Ag., Meski proses pelantikan telah dilaksanakan dua minggu lalu di Makassar, Kakanwil menyempatkan diri hadir langsung di Luwu Timur untuk menyampaikan terima kasih secara khusus kepada H. M. Rusydi.
Selama kurang lebih enam bulan, H. Rusydy dinilai sukses mengemban amanah berat memimpin dua kabupaten sekaligus (Luwu Utara dan Luwu Timur) dengan performa yang sangat baik.
Menutup arahannya, Kakanwil mengingatkan Kankemenag yang baru beserta seluruh jajaran untuk langsung fokus bekerja nyata tanpa perlu mencari panggung atau pengakuan formal. Sesuai dengan pesan agama, biarlah kinerja dan pengabdian tersebut disaksikan langsung oleh Allah SWT, Rasul-Nya, dan masyarakat. (Red)





