Kanker Mulut Bisa Tak Bergejala di Awal, Sekda Ramadhan Tekankan Pentingnya Skrining Dini

oleh -188 Dilihat

KutipNusantara.com — Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, membuka secara resmi kegiatan Seminar dan Hands-on yang diselenggarakan oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Luwu Timur bekerja sama dengan PDGI Training Center, dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional Tahun 2026, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Skrining Oral dan Deteksi Lesi Prakanker dan Keganasan dalam Mulut” ini berlangsung selama dua hari, 30 hingga 31 Oktober 2026, bertempat di Aula RSUD I Lagaligo Wotu. Pelaksanaannya dilakukan secara luring dan daring melalui Zoom.

Seminar ini diikuti sebanyak 27 peserta secara luring, 37 peserta webinar, 26 peserta hands-on, serta melibatkan 83 peserta dalam kegiatan bakti sosial.

Dalam sambutannya, Ramadhan Pirade yang mewakili Bupati Luwu Timur membuka acara menyampaikan apresiasi kepada PDGI Cabang Luwu Timur yang telah menginisiasi kegiatan edukatif dan ilmiah tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut di masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan secara menyeluruh. Namun, menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya pemeriksaan gigi dan mulut secara rutin.

Salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius, lanjut Sekda, adalah lesi prakanker dan keganasan dalam rongga mulut. Kondisi tersebut kerap tidak menimbulkan keluhan pada tahap awal sehingga berpotensi terlambat dikenali dan mendapatkan penanganan.

“Oleh karena itu, skrining oral dan deteksi dini terhadap lesi prakanker maupun keganasan dalam mulut menjadi langkah yang sangat penting,” jelasnya.

Dr. Ramadhan juga menyampaikan bahwa deteksi dini memungkinkan penanganan dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan komprehensif. Dengan demikian, peluang kesembuhan dapat meningkat, risiko komplikasi berkurang, serta beban pembiayaan kesehatan masyarakat dapat ditekan.

Sekda Lutim ini berharap para peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor risiko, teknik pemeriksaan, identifikasi tanda-tanda klinis, hingga alur rujukan dan tata laksana yang sesuai.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperluas jejaring kolaborasi dan mendorong pelaksanaan skrining kesehatan gigi dan mulut secara berkelanjutan, khususnya di wilayah-wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses pelayanan kesehatan,” harap Sekda Ramadhan.

Seminar dan Hands-on ini menghadirkan dua narasumber, yakni drg. Arny Erawaty Muryah, Sp.PM. dan dr. Hilaluddin, yang akan memberikan materi sekaligus penguatan keterampilan terkait skrining oral dan deteksi dini lesi prakanker serta keganasan dalam rongga mulut.  (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.