Karhutla Kepung Perkantoran: Petinggi Polisi Turun Tangan, Petugas Damkar Bertaruh Nyawa hingga Tumbang Kelelahan

oleh -147 Dilihat

KutipNusantara.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kembali melanda kawasan perkantoran di Puncak Indah Malili, Sabtu (03/10/2026).

Api mengamuk mulai dari area dekat Mabes Polres Luwu Timur, merambat jauh hingga ke bagian belakang Kantor Bupati, dan nyaris melahap area Landmark kebanggaan daerah.

Kondisi darurat ini memicu aksi cepat tanggap dari berbagai pihak. Tak tanggung-tanggung, jajaran petinggi Polres Luwu Timur turun langsung ke lokasi untuk berjibaku memadamkan si jago merah.

Kapolres Luwu Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., didampingi Wakapolres Kompol Hajriadi, S.Kep., Ns., S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Jody Dharma., Kasat Narkoba IPTU Jemi Sikala, S.H., Kasat Sabara AKP Ismail, S.Sos., hingga Kasat Lantas IPTU Malkadri Ibrahim dan jajaran personel lainnya, tampak berbaur dengan asap tebal demi mencegah api semakin meluas.

Luasan lahan yang hangus terbakar diperkirakan telah mencapai lebih dari 3 hektare. Aksi heroik juga ditunjukkan oleh Kapolsek Malili IPTU Awaluddin, S.H., M.M., Tiba lebih awal di lokasi sebelum bantuan besar datang, ia tanpa ragu terjun langsung ke lapangan.

Dengan peralatan seadanya, ia memukul-mukul kobaran api menggunakan ranting pohon demi memutus jalur api agar tidak merambat luas.

Dari sektor pemadam kebakaran, Kepala Dinas Damkar Luwu Timur Guntur Hafid, S.Pd. merespons cepat dengan menurunkan tiga armada pemadam, termasuk unit dari Posko Damkar Desa Baruga.

Upaya ini dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang mengerahkan satu unit tangki airnya untuk menyuplai air kebutuhan unit pemadaman.

Kisah Heroik Azis personel Poska Damkar Baruga Tumbang Dihantam Asap, Bangkit Kembali Demi Tugas. Di balik kepanikan Personel Polres, terselip sebuah pemandangan yang mengundang simpati sekaligus rasa hormat.

Pemadaman api yang liar ini menuntut fisik ekstra dari para petugas. Hal ini tergambar jelas dari sosok Azis, salah satu personel dari Posko Damkar Baruga.

Berhadapan langsung dengan suhu panas yang ekstrem dan kepungan asap yang sangat pekat, fisik Azis akhirnya mencapai batas. Ia tumbang dan terkapar di atas tanah karena kelelahan dan sesak napas yang hebat akibat menghirup terlalu banyak asap.

Tim medis dari Puskesmas (PKM) Malili sebenarnya sudah bersiap untuk memberikan pertolongan. Namun, sebuah momen tak terduga terjadi. Belum sempat tim medis menanganinya, Azis perlahan bangkit.

Begitu napasnya dirasa mulai teratur, tanpa mempedulikan kondisinya yang masih lemas, ia kembali memungut peralatannya dan turun lagi ke lembah yang dipenuhi api dan asap.

Alasannya hanya satu, ia merasa tugasnya belum selesai karena api belum sepenuhnya padam.

Dedikasi luar biasa dari Azis dan sinergi dari seluruh personel gabungan akhirnya membuahkan hasil.

Pada pukul 14:15 Siang, titik awal kebakaran sampai area yang berdekatan dengan objek vital (Kantor Bupati) berhasil dijinakkan.

Kendati demikian, perjuangan belum usai. Beberapa titik api di area terluar dan lembah yang tidak dapat dijangkau oleh kendaraan roda Dua dan Empat maupun selang pemadam, terpantau masih menyala.

Petugas gabungan kini terus memantau pergerakan api agar tidak kembali berbalik arah dan mengancam pemukiman, Perkantoran maupun fasilitas umum Lainnya.

Kejadian ini menjadi pengingat keras akan bahaya kebakaran hutan dan lahan, sekaligus menjadi bukti nyata pengorbanan tanpa pamrih dari aparat kepolisian dan pahlawan pemadam kebakaran di garis depan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.