Kementerian Pertanian dan BPS Perkuat Sinergi untuk Satu Data Pertanian

oleh -68 Dilihat

JAKARTA, Kutipnusantara.comKementerian Pertanian (Kementan) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mewujudkan Satu Data Pertanian.

Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil dalam sektor pertanian didasarkan pada data yang akurat, transparan, dan berkelanjutan.

Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, memberikan apresiasi tinggi kepada Kementan, menyebutnya sebagai lembaga terbaik dalam pemanfaatan data statistik.

Hal ini menunjukkan bahwa Kementan tidak hanya berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga berupaya untuk menjadikan data sebagai landasan utama dalam pengambilan keputusan.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa Kementan akan selalu menjadikan data BPS sebagai rujukan utama dalam merumuskan kebijakan.

Ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat swasembada pangan di Indonesia.

Kami percaya bahwa dengan data yang tepat, kami dapat merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan petani dan masyarakat,” ungkapnya.

Kolaborasi antara Kementan dan BPS akan terus diperkuat melalui penghitungan metodologi yang lebih canggih.

Dengan demikian, diharapkan kebijakan pertanian yang dihasilkan tidak hanya valid, tetapi juga dapat dipercaya oleh semua pihak terkait.

Inisiatif ini menjadi langkah penting dalam pengelolaan data pertanian di Indonesia, yang diharapkan dapat mendukung kebijakan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Dengan adanya Satu Data Pertanian, diharapkan semua pemangku kepentingan dapat bekerja sama lebih efektif dalam mencapai tujuan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Kementerian Pertanian dan BPS berkomitmen untuk terus berkolaborasi demi masa depan pertanian Indonesia yang lebih cerah dan berkelanjutan.
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.