Ketua DEMA FEBI UIN Palopo Tegaskan Kampus Islam Bukan Ladang Eksperimen Moral

oleh -208 Dilihat

Palopo, Kutipnusantara.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo kembali menegaskan komitmennya sebagai benteng peradaban Islam. Ketua Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Taufik Nasir, menyerukan agar kampus Islam tidak menjadi tempat uji coba budaya yang bertentangan dengan syariat dan nilai-nilai keislaman, Senin, 29 September 2025.

Menurut Taufik Nasir, kebebasan akademik tidak boleh dipelintir menjadi alasan untuk menabrak akhlak atau menormalisasi perilaku yang mengotori fitrah manusia.

“Jika kampus berlabel agama sudah diam, ke mana lagi umat mencari teladan? Segala bentuk penyimpangan moral tidak boleh mendapat ruang di lingkungan akademik Islam,” tegasnya Taufik

Ia mengingatkan, apabila penyimpangan dibiarkan, lambat laun akan menjelma menjadi budaya yang dibenarkan generasi muda. Taufik juga mengajak seluruh mahasiswa UIN Palopo untuk bersatu menolak kekerasan seksual dan penyimpangan LGBT.

“Diam berarti setuju, abai berarti ikut serta. Mari kita jaga kampus ini sebagai rumah iman, ilmu, dan akhlak,” ujarnya Taufik

Di akhir pernyataannya, Taufik menekankan kembali bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) harus menjaga marwahnya sebagai kampus berbasis Al-Qur’an, Sunnah, dan nilai-nilai Islam.

“Tolak penyimpangan, tegakkan marwah! PTKIN adalah benteng peradaban Islam, bukan ladang eksperimen moral yang sesat,” tutupnya.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.