Lampu Jalan di Desa Mahalona Tak Menyala Sejak 2023, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemerintah

oleh -211 Dilihat
Exif_JPEG_420

 

MAHALONA, Kutipnusantara.com – Warga Dusun Balawai, Desa Mahalona, Sp. 4 Kecamatan Towuti, Luwu Timur, mengeluhkan lampu jalan yang dipasang pada tahun 2023  hanya berfungsi dalam rentang waktu 1 hingga 4 bulan.

Setelah itu, hingga saat ini tahun 2025, Semua lampu jalan di SP. 4 tersebut tak lagi menyala tanpa ada perhatian dari pihak terkait.

Sejumlah warga menyebutkan bahwa lampu jalan yang seharusnya menjadi sarana penerangan dan meningkatkan keamanan lingkungan kini hanya menjadi pajangan semata tanpa fungsi.

Tidak berfungsinya penerangan ini menimbulkan keresahan, terutama bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar yang bergantung pada fasilitas tersebut saat malam hari.

Salah satu lampu jalan hanya menyalah kurang dari 3 bulan dari 2023, sekarang 2025 .

“Kami sangat berharap ada perbaikan atau perhatian dari pemerintah setempat. Lampu ini dulu dipasang dengan harapan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan, tapi sekarang malah tak berfungsi,” ujar fadli salah satu warga Balawai.

Ironisnya, hingga saat ini tidak ada langkah konkret dari pemerintah desa dan Kecamatan maupun kabupaten untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Hal ini memunculkan spekulasi di kalangan warga terkait transparansi anggaran yang digunakan dalam proyek pemasangan lampu jalan dari (POKIR) tersebut.

“Kami mempertanyakan, apakah anggaran yang digunakan benar-benar untuk kepentingan masyarakat atau hanya sekadar proyek yang menguntungkan pihak tertentu? Mengapa tidak ada tindak lanjut?” kata warga Trans Ballawai dengan nada kecewa.

Warga berharap agar pemerintah daerah, termasuk Dinas terkait dan pihak yang bertanggung jawab atas proyek ini, segera turun tangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki fasilitas penerangan yang sudah tidak berfungsi.

Kejelasan terkait anggaran dan pemeliharaan lampu jalan ini juga diharapkan dapat disampaikan secara transparan kepada masyarakat agar tidak ada kesan bahwa proyek tersebut hanya digunakan sebagai alat mencari keuntungan pribadi.

Masyarakat Dusun Balawai menunggu respons dari pihak berwenang untuk dikroscek demi kepentingan warga trans, Harapan mereka sederhana.

Lampu jalan di SP 4 Desa Mahalona yang tidak berfungsi.

penerangan jalan yang selama ini Gelap gulita kembali berfungsi demi keselamatan dan kenyamanan bersama.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.