Langkah Nyata Bangun Sekolah Sebagai Benteng Utama Cegah Narkotika

oleh -126 Dilihat

KutipNusantara.com  — Upaya melindungi generasi muda dari ancaman bahaya narkotika semakin diperkuat melalui kolaborasi strategis antara kepolisian dan dunia pendidikan di Kabupaten Luwu Timur. Sinergi ini ditegaskan dalam audiensi Dewan Pendidikan Luwu Timur bersama jajaran Polres Luwu Timur, Rabu (19/08/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakapolres Luwu Timur ini bukan sekadar silaturahmi. Ketua Dewan Pendidikan Luwu Timur, Hardinang, bersama jajaran pengurus, memaparkan gagasan menjadikan sekolah sebagai benteng utama pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar.

Salah satu agenda unggulan yang direncanakan adalah Launching Dewan Pendidikan yang dirangkaikan dengan sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba di sejumlah sekolah di seluruh wilayah Luwu Timur.

“Edukasi sejak dini sangat penting agar pelajar tidak hanya tahu bahaya narkoba, tetapi mampu mengenali dan menghindari segala bentuk pengaruh yang bisa menyeret mereka ke jurang kerusakan. Harapannya, siswa-siswi Luwu Timur menjadi generasi cerdas, berprestasi, dan memiliki masa depan cerah tanpa narkoba,” ujar Hardinang.

Gagasan tersebut disambut sangat positif oleh Wakapolres Luwu Timur, Kompol Hajriadi, yang didampingi Kabag SDM AKP Agusman dan Kasat Narkoba IPTU Jemi Sikala.

Ia menegaskan bahwa pencegahan narkoba tidak bisa dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh pihak, terutama dunia pendidikan.

“Polres Luwu Timur sangat mendukung program ini. Pencegahan narkoba tidak bisa dilakukan Polri sendirian. Kita butuh kolaborasi, dan dunia pendidikan adalah mitra strategis utama. Kami siap membuka ruang seluas-luasnya untuk bekerja sama dalam program P4GN — mulai dari edukasi, penyuluhan, hingga penguatan pemahaman pelajar tentang dampak buruk narkoba,” tegas Kompol Hajriadi.

Menurutnya, sekolah memegang peranan sangat penting dalam membangun karakter sekaligus membentengi generasi muda dari berbagai ancaman sosial.

Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada pembicaraan, melainkan berlanjut menjadi program nyata yang menyentuh langsung para pelajar.

“Kita ingin mewujudkan generasi Luwu Timur yang cerdas, sehat, berprestasi, dan tentunya bersih dari narkoba. Semoga langkah awal ini menjadi fondasi kuat bagi lingkungan sekolah yang aman dan sehat bagi masa depan anak-anak kita,” pungkas Wakapolres.

Audiensi ini menjadi titik awal penguatan kerja sama antara kepolisian dan Dewan Pendidikan dalam menciptakan benteng pertahanan yang kokoh bagi masa depan generasi muda Kabupaten Luwu Timur. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.