Lantunan Al-Qur’an Menggema di Masjid Babul Khaer, Peringatan Nuzulul Qur’an Lutim Berlangsung Khidmat

oleh -190 Dilihat

KutipNusantara.com — Suasana khidmat menyelimuti Masjid Babul Khaer, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, saat Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kabupaten, Jumat malam (06/03/2026).

Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah / 2026 Masehi ini mengusung tema “Cahaya Al-Qur’an, Inspirasi Perubahan Menuju Daerah yang Berkah.”

Sejak awal acara, lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di dalam masjid, menambah kekhusyukan jamaah yang hadir. Masyarakat dari berbagai kalangan tampak larut dalam suasana spiritual, mengenang peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.

Nuansa Ramadan yang penuh ketenangan terasa kuat sepanjang kegiatan. Tilawah yang dibacakan menghadirkan suasana yang menyejukkan hati sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan harapannya kepada para pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) yang baru saja dilantik agar mampu menjadi penggerak dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Saya berharap para pengurus LPTQ yang telah dilantik benar-benar mampu membumikan Al-Qur’an, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat hadir dan diamalkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujar Irwan.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Deka Permadi. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan keutamaan membaca dan menghafal Al-Qur’an.

Menurutnya, orang yang membaca dan menghafal Al-Qur’an akan memperoleh kemuliaan besar di sisi Allah SWT, bahkan dapat memberikan syafaat bagi keluarganya pada hari kiamat.

Ia juga mengutip riwayat hadis yang menyebutkan bahwa pada hari kiamat terdapat empat golongan manusia yang tidak merasakan hisab, yaitu orang yang wafat di jalan Allah (fisabilillah), haji yang mabrur, orang kaya yang dermawan, serta ulama yang mengamalkan ilmunya.

“Keempat golongan ini akan ditempatkan di depan pintu surga sebagai bentuk kemuliaan dari Allah SWT,” jelasnya.

Peringatan malam Nuzulul Qur’an ini menjadi momentum bagi masyarakat Luwu Timur untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, menjadikannya sebagai cahaya kehidupan sekaligus inspirasi perubahan menuju daerah yang penuh keberkahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama, perwakilan Kantor Kementerian Haji dan Umrah, para ASN, serta masyarakat Kecamatan Malili. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.