Luwu Timur Penuhi Target Pengadaan Alsintan, Dukung Modernisasi Pertanian Lewat Program KP1

oleh -159 Dilihat

KutipNusantara.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian kembali membukukan capaian positif dalam pelaksanaan Kinerja Program Pemerintah Daerah tahun 2025, Kamis (12/06/2026).

‎Berdasarkan data evaluasi kinerja yang didapatkan Redaksi KutipNusantara.com melalui Koordinasi, Kepala DisTan-KP, Subhang, S.Pt., M.Si., bahwa seluruh target pengadaan dan penyaluran Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) modern yang direncanakan untuk mendukung komoditas unggulan, khususnya kakao, berhasil direalisasikan 100 persen.

‎Langkah ini menjadi bukti keseriusan daerah dalam mempercepat transformasi pertanian dari cara konvensional menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berteknologi tepat guna.

‎Rincian capaian menunjukkan bahwa dari target yang ditetapkan, pemerintah daerah sukses mengadakan 1 unit Combine Harvester, 1 unit Traktor Roda 4, serta 8 unit Hand Traktor. Tak hanya itu, peralatan pendukung lain seperti siloidrayer, transplanter, hingga cultivator juga terpenuhi seluruhnya sesuai rencana.

‎Seluruh alsintan tersebut disiapkan khusus untuk memudahkan petani dalam pengolahan lahan, perawatan, hingga pasca panen, di mana prioritas utamanya difokuskan untuk pengembangan dan pengolahan kakao sebagai salah satu komoditas andalan perekonomian warga.

‎Angka baseline sebanyak 20 unit berbagai jenis alsintan yang tersedia di tahun 2024 kini bertambah dan terdistribusi tepat sasaran ke Wilayah/Desa kelompok tani.

‎Selain aspek sarana produksi, indikator kinerja lain seperti kemudahan akses layanan dan sosialisasi program juga berjalan seiring. Capaian ini menjadi pondasi kuat menuju target tahun 2026, di mana kebutuhan alsintan diproyeksikan terus bertambah hingga puluhan unit guna menjangkau lebih luas wilayah pertanian.

‎Keberhasilan penyerapan anggaran dan realisasi fisik ini menegaskan komitmen Pemkab Luwu Timur menjamin ketersediaan sarana, mempermudah akses petani terhadap teknologi, serta memastikan jaminan kredit usaha tani, agar kesejahteraan pelaku usaha pertanian semakin meningkat dan daya saing hasil bumi daerah makin diperhitungkan. (Nis/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.